LampuHijau.co.id - Alat Peraga Sosialisasi (APS) bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Mohammad Idris - Imam Budi Hartono (Idris - IBH) berupa banner yang menempel di pohon dengan cara dipaku dan di tiang listrik banyak dijumpai di bebeberapa di wilayah Kota Depok.
Salah satunya banner yang memuat slogan "Lanjutkan" bergambar pasangan tersebut terpasang di sepanjang Jalan Raya Muchtar, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.
Baca juga : Ratusan Ustazah Dukung dan Doakan Afifah Alia
“Pohon itu harusnya dijadikan sebagai asupan untuk oksigen agar bisa mereduksi pencemaran udara. Bukan dipasangi banner. Ini sudah mencerminkan bahwa pasangan calon tersebut tak peka terhadap lingkungan. Artinya, hal itu refleksi dari sifat masa bodo. Dan, jelas tak layak untuk menjadi wali kota," kata warga Sawangan Daday Pedro, Rabu (23/9/2020).
Pepohonan sama saja seperti makhluk hidup bisa merasakan tersakiti sehingga pohon tersebut mati. “Timbul pertanyaan kita. Apakah momentum Pilkada ini untuk merusak lingkungan? Seharusnya Pilkada ini dijadikan ajang untuk memperbaiki lingkungan, bukan merusak,” jelasnya.
Baca juga : Demi Perubahan Depok, Sohib Bang Pradi Pancoran Mas Siap Perjuangkan Pradi-Afifah
Daday Pedro juga akan mengkampanyekan agar tidak usah memilih Wali Kota yang memasang banner di pohon. “Sejauh ini kami hanya bisa memberikan sanksi sosial agar masyarakat tidak memilih Walikota yang memasang banner di pohon,” ucapnya.
Terpisah aktivis lingkungan hidup, G. Tanjung mengatakan oknum perusak pepohonan harus diberikan teguran keras. Kerena oknum tersebut telah merusak lingkungan hidup.
Baca juga : Satgas Pradi-Afifah 20 Jadi Corong Para Relawan
“Pohon juga mahluk hidup, apa jadinya kalo dipaku seperti itu. Lambat laun akan mati pohon itu,” ujar G. Tanjung. (HEN)