LampuHijau.co.id - Sebuah tabung gas karbit untuk mengisi balon meledak di Kampung Kekupu, Pancoran Mas, Depok, pada Selasa malam (1/9/2020).
Dalam peristiwa tersebut satu orang meninggal dunia, satu orang buntung kakinya dan satu luka parah.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Wadi Sa'bani mengatakan peristiwa ledakan tabung gas balon terjadi di Kampung Kekupu RT5/RW5 Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Depok.
"Korban meninggal dunia adalah Ramdani merupakan penjual balon gas, dua korban lainnya mengalami luka parah. Mereka adalah Yama bos balon gas dan Dimas yang merupakan karyawan balon gas," kata Kompol Wadi, Rabu (2/9/2020) .
Wadi menerangkan kronologis peristiwa itu berawal ketika ketiga korban sedang melakukan pengisian tabung gas dengan campuran karbit dan alumunium foil. Kedua bahan dicampur untuk mendapatkan gas hidrogen guna pengisian gas pembutan balon.
“Usaha balon gas sudah sekitar 10 tahun,” paparnya. Ketiga korban mencampur karbit dan alumunium foil di kocok di dalam tabung. Pada saat mengocok tabung gas tersebut diduga tidak dilakukan penyiraman menggunakan air.
Hal itu menyebabkan tabung gas menjadi panas dan meledak sehingga tabung gas pecah hancur, dan menimbulkan suara ledakan keras sebanyak sekali dan membuat getaran yang cukup kuat ke rumah warga sekitar.
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, Denny Romulo menyebut ledakan itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB.
“Sumbernya dari tabung gas yang sedang dioperasikan untuk balon gas,” kata Denny. Denny menerangkan, kejadian tersebut menelan tiga korban yang saat itu ada di lokasi kejadian.
Baca juga : Kapolda Kalsel Pimpin Pemusnahan Narkoba Jaringan Internasional
Masing-masing mengalami luka berat dan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Para korban awalnya dibawah ke Rumah Sakit Bakti Yudha kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta. (HEN)