LampuHijau.co.id - Ratusan paket Sembako bantuan dari pemerintah pusat untuk karyawan terdampak covid-19 di Bekasi, kini dalam kondisi rusak dan tidak layak konsumsi. Hal ini terjadi karena terlambatnya penyaluran paket sembako tersebut dari Disnaker Kota Bekasi.
Ketua Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP KEP SPSI) Bekasi, Zen Mutowali, didampingi wakil sekertaris V bidang informasi dan propagandanya Hermawan mengatakan, kalau pihak Disnaker Kota Bekasi, cepat penyalurannya kepada pekerja yang terdampak covid-19, bantuan paket sembako dari pemerintah pusat tersebut, akan sangat bermanfaat. Padahal, paket sembako yang didistribusikan ke kantor DPC SPSI mencapai jumlah 512 paket.
“Kalau melihat bungkus paket bantuan sembako ini berasal dari bapak Presiden RI, Joko Widodo, karena dalam kantong yang berwarna merah putih tersebut tertulis batuan Presiden RI,” jelasnya.
Baca juga : Ster TNI Bagikan Ribuan Paket Sembako Kepada Korban Terdampak Pandemi Covid-19
Menurut Zen Mutowali, pihaknya pernah ditawari pejabat Disnaker Kota Bekasi, soal bantuan sembako tersebut beberapa bulan lalu, tetapi untuk mengambil bantuan itu karyawan terdampak covid-19 harus melengkapi KK dan KTP.
Permintaan kelengkapan KK dan KTP sulit kita penuhi, tetapi kalau kami diminta data karyawan yang ke PHK, dirumahkan dan gaji dibayar 50 persen, kita punya data validnya.
“Kita di PC KEP SPSI Bekasi, ngurusi anggota yang bekerja di lingkungan perusahaan Kimia, Energi dan Pertambangan, bukan ngurusin warga soal KK dan KTP,” jelasnya.
Baca juga : Satpol PP Depok Cek Lapak Hewan Kurban
Terkait bantuan sembako ini, jujur kita tidak sampai hati memberikannya kepada karyawan terdampak covid-19. Sebab paket sembako yang sampai di kantor SPSI Bekasi, sudah tidak layak konsumsi, karena kondisinya rusak dan menimbulkan bau yang kurang sedap.
Dijelaskan, paket sembako itu berisi mie instan, beras, minyak goreng, sarden dan kecap. Paket sembako tersebut rusak, mungkin karena disimpan di tempat yang lembab dan kecap yang sudah pada pecah botolnya, sehingga kecapnya mengenai beras yang membuat beras rusak dan tidak layak dikonsumsi.
“Adanya bantuan sembako ke kantor DPC SPSI Bekasi, bukannya membantu karyawan terdampak covid-19, tetapi justru memindahkan masalah dari penampungannya di GOR Kota Bekasi ke kantor DPC SPSI,” kata Zen Mutowali.
Baca juga : Satpas SIM Jakarta Pusat Prioritaskan Layanan Bagi Lansia dan Wanita Hamil
Sementara itu Kadisnaker Kota Bekasi, Ika Indahyati ketika hendak dikonfirmasi masalah ini tidak bersedia ditemui. Menurut Gunadi petugas Security dikantor tersebut, katanya bu Kadisnaker sedang rapat.(HDS)