LampuHijau.co.id - Ratusan kotak suara untuk pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) 2019 yang berada di gudang penyimpanan di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Ratusan kotak suara tersebut rusak akibat terendam air dan lumpur.
"Ya betul, ada 680 kotak suara yang rusak. Sekarang sedang diinventarisir untuk penggantian. Yang rusak itu bagian bawah kotak suara karena terendam lumpur," kata Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPUD Kabupaten Bogor Heri Setiawan, saat dikonfitmasi, Senin (15/4/2019).
Baca juga : 15 Siswi di Bogor Keracunan Milor
Meski kotak suara rusak, lanjut Heri, surat suara untuk pileg dan pilpresvyabg berada di dalam gudang tersebut masih tetap aman. "Cuma kotak suara yang rusak. Kalau surat suara aman, karena surat suara dibungkus plastik," tegasnya.
Heri menyebut, ratusan kotak suara itu rusak akibat terendam lumpur yang masuk ke dalam gudang. Hujan yang lebat, kata Heri, membuat tembok gudang jebol sehingga banyak lumpur yang masuk ke dalam gudang.
"Jadi kemarin itu hujan sangat lebat dan mengakibatkan tembok gudang jebol karena limpasan air. Kemudian banyak air dan lumpur yang masuk ke dalam gudang. Karena memang gudang yang digunakan itu kan bangunan tua, eks gedung PGRI," terangnya.
Heri mengatakan, pihak KPUD Kabupaten Bogor akan mengganti kotak suara dengan kotak suara cadangan milik KPUD Kabupaten Bogor.
"Kami akan ganti kotak suara dengan kotak suara cadangan, kebetulan kami memang punya cadangan, itu (kotak suara cadangan) untuk Pileg dan Pilpres tahun ini. Kalau kurang, kita tambah dengan kotak suara sisa Pilkada Bupati kemarin. Karena kalau kita ajukan ini ke KPU Provinsi atau pusat, kami kira tidak cukup waktu untuk pengadaannya," kata Heri.
"Terkait kotak suara insyaAllah aman. Terkait kerusakan kotak suara ini kami pastikan murni karena bencana alam," sambungnya. (Sol)