LampuHijau.co.id - Berdasarkan rapat pleno yang dilaksanakan Pengurus DPC PPP Kota Depok, nama Imam Budi Hartono direkomendasikan sebagai pendamping Mohammad Idris pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota pada 9 Desember mendatang. Hal tersebut diperkuat dengan dikeluarkannya surat rekomendasi DPC PPP Kota Depok untuk DPW PPP Jawa Barat, dengan nomor 032/P-R/DPK/VIII/2020, perihal rekomendasi pasangan bakal calon Walikota Depok atasnama Mohammad Idris dan bakal calon Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono yang ditandatangani Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Lutfiyah dan Sekretaris DPC PPP Kota Depok, Mamun Abdullah.
“Betul, kami mengusulkan nama Pak IBH (Sapaan akrab Imam Budi Hartono) sebagai pendamping Kyai Idris,” tutur Ketua Deks Pilkada DPC PPP Kota Depok, Mazhab HM.
Baca juga : PKS Usung M. Idris di Pilkada Depok 2020
Mazhab menjelaskan, berdasarkan hasil Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) di awal Juli lalu ada dua keputusan, pertama menetapkan Mohammad Idris sebagai calon walikota, kemudian kedua calon wakil walikota diserahkan ke DPC PPP Kota Depok. “Kami melakukan pleno, hasilnya secara bulat menetapkan IBH sebagai calon wakil walikota, jadi kami menjalankan amanat dua Rapimcab tersebut,” jelas Mazhab.
Lebih lanjut Mazhab menjelaskan, berdasarkan hasil keputusan bersama Koalisi Tertata Adil Sejahtera (TAS), yang terdiri dari Demokrat, PAN, PKS dan PPP yang dihadiri Mohammad Idris, di mana sebelumnya Tertata mengusung nama Mohammad Idris sebagai Calon Walikota, sementara wakilnya diserahkan ke petahana walikota tersebut. “Maka, sudah diputuskan Bang IBH mendampingi pak Kyai. Tentunya, sebagai partai politik, khususnya PPP, mekanisme itu harus dijalankan, yaitu melalui rapat pleno DPC seperti malam ini,” ucap Mazhab.
Baca juga : Sah! PDIP Usung Pradi-Afifah di Pilkada Depok 2020
Ia sendiri mengenal sosok IBH yang telah memiliki jam terbang tinggi di dunia politik dan juga legislatif, baik di tingkat Kota Depok dan Provinsi Jawa Barat. Kemudian, di internal PKS masuk dalam bursa Pemilihan Umum Internal Raya (Pemira) DPD PKS Kota Depok. “PKS sendiri mengusulkan nama Bang IBH, kemudian disetujui Mohammad Idris dan disetujui PPP dan teman-teman lainnya. Karena sudah menempuh mekanisme partai, ini sudah final, Calon Walikotanya Pak Idris, dan Calon Wakil Walikotanya bang IBH,” tegas Mazhab.
Sementara, Sekjen DPC PPP Kota Depok, Mamun Abdullah menambahkan, hasil rapat pleno malam ini akan langsung diserahkan ke DPW PPP Jawa Barat. “Kenapa kami baru mengeluarkan surat rekomendasi paket, karena memang baru belakangan ini (Ada kesepakatan nama IBH sebagai calon wakil walikota),” imbuh Mamun. Bahkan, lanjut Mamun, PPP pun sudah menghadirkan seluruh PAC untuk berkoordinasi dan menyosialisasikan hasil pleno yang merekomendasikan pasangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono. “Kami sudah sangat siap menghadapi Pilkada, dan mesin-mesin partai pun akan dihidupkan kembali untuk memenangkan kontestasi Pilkada 2020,” lanjutnya.
Baca juga : KPU Kota Depok Sosialisasikan Tahapan-tahapan Pilkada 2020
Selanjutnya, Mamun menambahkan, pihaknya tinggal menunggu surat keputusan dari DPP, setelah ditindaklanjuti DPW PPP Jawa Barat. Bahkan, ia pun memastikan bakal mengawal surat putusan tersebut hingga DPP. “Saya bersama ibu ketua (Qonita) dan Pak Mazhab akan mengawal itu (surat rekomendasi), mulai dari DPW hingga DPP. Saya yakin keputusan itu sudah final,” pungkas Mamun. (HEN)