Klaim Tingkatkan Layanan Kesehatan

Politisi Muda PPP Nilai Bupati Brebes Cuma Pencitraan Tutupi Kegagalan

Senin, 3 Agustus 2020, 09:36 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Klaim Bupati Brebes dua periode Idza Priyanti yang menyebut pihaknya tengah berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan usai adanya data penderita TBC, kematian bayi, kematian ibu melahirkan dan stunting yang tinggi di wilayahnya mendapat tanggapan politisi muda PPP, Hamam Asy'ari.

Ia menilai klaim bupati tersebut sebagai upaya pencitraan menutupi kegagalannya  memperbaiki dan meningkatkan kesehatan masyarakat Brebes di hampir rampungnya periode kepemimpinannya.

"Dari 2019 angka TBC, kematian ibu dan bayi cukup tinggi, juga stunting yang tinggi, jadi selama dua periode apa yang Idza lakukan dalam memperbaiki kesehatan itu ngapain aja?, sebagai catatan angka itu bisa saja jauh lebih buruk di periode awal dia memimpin," kata Hamam kepada wartawan, Minggu (2/8/2020).

Hamam mengatakan, meskipun Idza membangun fasilitas kesehatan seperti upgrade RS Bumiayu bernilai Rp 32 miliar dan renovasi RSUD Brebes pada kenyataannya angka TBC dan penyebab kematian lain di Brebes masih tinggi.

Baca juga : Polda Banten Tingkatkan Pengamanan Saat Penerapan New Normal di Kabupaten Tangerang

Hamam menilai ada masalah dalam konsep pembangunan manusia yang diusung Bupati dari partai PDIP itu.

Hamam menilai, sosialisasi pola hidup bersih dan sehat yang lebih progresif bagi masyarakat Brebes harus Idza lakukan. Sosialisasi itu jangan cuma menjadi wadah pencitraan dan pemborosan APBD Brebes yang pada akhirnya malah tak efektif dan efisien.

"Sosialisasi Pemkab tidak progresif dan malah jadi pencitraan untuk pencairan OPD, harusnya kan lebih menyentuh, panggil semua RT dan RW beri pemahaman misal ngising jangan sembarang, atau lebih gampang lagi gencarkan saja kerja bakti gotong royong membangun MCK masal, kalo Bupatinya niat membangun ya terbangun," kata Hamam yang juga Ketua Kaukus Muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bidang Advokasi dan Hukum.

Hamam mengatakan Bupati Idza mesti membangun fasilitas kesehatan berdasarkan kebutuhan masyarakatnya bukan cuma karena bakal banyak kapitalis masuk ke wilayahnya menyambut Kawasan Industri Brebes (KIB) dan Kawasan Peruntukan Industri Brebes (KPIB).

Baca juga : Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Meningkat, Polres Brebes Raih Penghargaan

"Pembangunan fasilitas kesehatan juga jangan terpusat dengan nilai yang besar, jangan dijadikan bancakan, harusnya bangun saja fasilitas Puskesmas tambahan di masing-masing kecamatan," tegas Hamam.

Sebagaima diketahui, Pemerintah Kabupaten Brebes (Pemkab) meningkatkan Pelayanan Kesehatan. Wujud dari itu, dengan membangun dan memperbaiki rumah sakit milik Pemkab.

“Kami bertekad meningkatkan pelayanan kesehatan, seiring berdirinya KIB dan KPIB,” tutur Bupati Brebes Idza Priyanti seperti dikutip dari situs resmi Pemkab Brebes.

Idza melaporkan kondisi RSUD Brebes yang berumur lebih dari 50 tahun kini menambah gedung dan fasilitas yang baru. Demikian juga dengan RSUD Bumiayu yang tadinya hanya sebuah puskesmas kini dibangun lagi meskipun pendanaannya meminjam dari Bank Jateng.

Baca juga : Hardiono: Idul Adha Momen Meningkatkan Solidaritas Sesama

“Saat ini tengah dibangun Rumah Sakit Ketanggungan senilai Rp 58 miliar,” tutur Idza.

Meski demikian, Kabupaten Brebes masih kekurangan dokter spesialis dan fasilitas kesehatan, alat kesehatan, serta sarana prasana pendukung kesehatan lainnya.

Sehingga Bupati meminta kepada Menteri Kesehatan untuk turut membantu memenuhi kebutuhan percepatan peningkatan derajat kesehatan masyarakat Brebes. Bupati juga melaporkan, kalau kasus Stunting masih tinggi dan Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan di Kabupaten Brebes tinggi.(DRI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal