Dianggap Lolos Uji Coba, Mitra10 Diizinkan Kembali Beroperasi

Foto: Antaranews
Senin, 20 Juli 2020, 18:47 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Toko bangunan modern Mitra10 yang sempat ditutup oleh Pemkot Bogor kembali diizinkan beroperasi. Toko bangunan yang berada di Jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor itu dianggap lolos uji coba pasca adanya puluhan karyawan yang positif Covid-19.

"Dari hasil monitoring Tim Disperindag dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, pihak Mitra10 dianggap sudah melaksanakan protokol dengan cukup ketat dan memenuhi semua saran dan rekomendasi. Sehingga untuk kedepan belum ada alasan menutup atau menghentikan operasional toko," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bogor Dedie A Rachim, Senin (19/7/2020).

Meski demikian, Dedie tetap meminta agar Mitra10 tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar lenularan dapat dicegah. Jika kasus positif kembali muncul dari Mitra10, maka Pemkot Bogor akan menutup kembali operasinya.

Baca juga : Sempat Ditutup Karena Jadi Klaster Penyebaran COVID-19, Mitra10 Kembali Beroperasi

Setidaknya ada 18 butir rekomendasi protokol kesehatan yang harus dilaksanakan dan secara konsisten akan diterapkan oleh Mitra10. Diantaranya, menjalankan dan memenuhi persyaratan hasil sidak pengawasan SOP Protokol Kesehatan COVID-19, pengaturan sirkulasi dan Batasan jumlah pengunjung maksimal 80 orang dan membatasi jam operasional.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Bogor sehingga Mitra10 dapat kembali beroperasi sesuai prosedur dan persyaratan yang telah ditetapkan. Semua rekomendasi sudah dan akan tetap kita terapkan,” kata Rully Diyantino, General Manager Operasional Mitra10.

Rully menyebut, saat ini Mitra10 mempekerjakan sekitar 253 pekerja (karyawan internal Mitra10 dan vendor). Namun sebagaimana rekomendasi dari Disperindag, Mitra10 membatasi jumlah pekerja menjadi 63 orang per hari.

Baca juga : Setop Mata Rantai Corona, Pasar Tanah Abang Kembali Disemprot Desinfektan

“Untuk mengurangi kerumunan dan sesuai rekomendasi dinas terkait, kami membatasi jumlah pengunjung menjadi maksimal 80 orang dan jumlah pekerja yang bertugas. Dimana mereka yang diperkenankan masuk bekerja telah dinyatakan bebas COVID-19 berdasarkan hasil swab test terakhir dan bertugas secara bergantian sesuai jadwal yang sudah kami tetapkan sebelumnya,” jelas Rully Diyantino.

Seperti diketahui sebelumnya, sebanyak 21 karyawan, SPG, dan Suplier di Mitra dinyatakan positif COVID-19. Mitra10 kemudian ditutup karena dianggap menjadi kluster baru penyebaran COVID-19. 21 orang positif itu, terdiri dari pegawai, Suplier, SPG dan keluarga dari pegawai yang positif. 

Gugus Tugas COVID-19 Kota Bogor melakukan tes Covid terhadap 252 orang yang terdiri dari pegawai, supplier dan SPG. Dari 252 orang yang dicek, kemudian ditemukan 15 orang yang positif COVID-19.

Baca juga : Hingga Lebaran Hari kedua, 135 Napi Asimilasi Kembali Ditangkap Polisi

"Dari 15 orang positif COVID-19 itu, kemudian dilakukan tracing dan menetapkan 185 orang sebagai ODP (Orang Dalam Pantauan). Dari hasil rapid dan swab terhadap 185 orang yang dengan status ODP itu ditemukan kembali 6 positif COVID-19. Sehingga total sampai hari ini jumlah positif COVID-19 dari kluster  Mitra10 sebanyak 21 orang," papar Dedie. (SOL)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal