LampuHijau.co.id - Menjadi atlet profesional ternyata tak selalu menomorduakan pendidikan. Hal ini terbukti dengan adanya para pemain sepakbola yang mengikuti pelaksanaan “Go to Samba 2020″ IKIP Budi Utomo (IBU) Malang.
Seperti diketahui, "Go To Samba 2020" ini adalah kreasi kampus IBU dalam memyambut mahasiswa baru di tengah pandemi Covid-19. Tampak dari sederatan pemain sepakbola profesional yakni Jericho Cristantoko (Persijap Jepara) dan Iman Budi Hernandi (Persis Solo) dalam "Go To Samba 2020" Episode 1 di halaman depan Kampus C di Jl Citandui, Kota Malang ini.
Rektor IBU DR. H. Nurcholis Sunuyeko M.Si mengatakan, penerimaan mahasiswa baru ini digelar sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku. Mulai, masker, ruang terbuka, jaga jarak dan bergiliran. "rinsipnya kami sangat menjaga durasi dan space selama prosesi. Dan yang unik, masker kesehatan mahasiswa baru ini dibuat sesuai dengan wajahnya sehingga mereka tidak perlu menurunkan masker untuk melihat bwajah temannya," pungkasnya.
Baca juga : Wahana Honda Siap Layani Konsumen dengan Standar Protokol Kesehatan Ketat
Nurcholis menambahkan, prosesi awal ini merupakan Episode pertama, yang akan berlanjut dengan Episode-episode selanjutnya. "Yang penting para mahasiswa mempunyai semangat untuk menjalankan proses akademik dengan standar pendidikan tinggi secara nasional," tutur Nurcholis.
Jericho Cristantoko (Persijap Jepara)
Mantan pemain Timnas U-16 ini mengaku mengambil jurusan PJKR (Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi) olahraga di IKIP Budi Utomo karena bagus untuk masa depannya sebagai atlet.
Baca juga : Istri Mantan Pemain AC Milan Cedera Lutut Usai Hubungan Intim
"Dari kuliah ini punya bekal untuk menjadi guru olahraga atau pelatih setelah pensiun menjadi pemain bola. Apalagi senior saya seperti mas Bustomi (Ahmad Bustomi, red.) dan mas Arif (Arif Suyono, red.) merupakan alumni kampus ini," kata dia.
Pria asal Gampingan, Kecamatan Kepanjen yang mengawali karirnya di Akademi Arema Tahun 2007 ini mengaku baru sempat melanjutkan ke perguruan tinggi karena kesibukan di hari-hari sebelumnya. "Kemarin-kemarin sangat padat kegiatan sepak bola dan jarang pulang. Mumpung ada libur panjang seperti ini saya memutuskan untuk kuliah,” tandas Jericho.
Iman Budi Hernandi (Persis Solo), pria asal Karangploso, Kabupaten ini merasa bangga bisa melanjutkan kuliah di Kampus IBU. Hal ini, lanjut dia, karena IBU adalah kampus rujukan para atlet. "Banyak senior kami yang lulusan IBU,” tandasnya.
Baca juga : Pengacara Rudi Kabunang Dampingi Ketua DPP Partai Golkar Junaedi Elvis
Sebelumnya, ia sempat berpikir jika pada masa pandemi Covid-19 ini akan terkendala untuk bisa masuk kuliah. Namun ternyata IBU bisa menerima mahasiswa dan memfasilitasi mahasiswa dengan perkuliahan daring. "Sebenarnya saya ingin kuliah dengan tatap muka langsung. Namun karena kondisi keadaan saya memilih perkuliahan secara daring," paparnya. (YGA/Malang)