Tekan Penyebaran Corona, Bupati Bersama Kapolresta Cirebon Resmikan Kampung Tangguh

Senin, 29 Juni 2020, 20:54 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Bupati Cirebon Imron Rosyadi bersama Kapolresta Cirebon Kombes (Pol) M. Syahduddi meresmikan Kampung Tangguh Lembur Tohaga Lodaya di Desa Pesanggarahan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Senin (29/06/2020).

Bupati menjelaskan, keberadaan kampung tangguh untuk mendorong masyarakat agar bisa meningkatkan gotong royong, ketahanan pangan, serta membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Selain itu, kata Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon ini, sebagai salah satu upaya untuk menekan penyebaran wabah virus corona baru atau Covid-19 di Kabupaten Cirebon. Desa Pesanggrahan, lanjutnya, jadi desa percontohan penerapan kampung tangguh dan dapat ditiru di desa lainnya di Kabupaten Cirebon.

"Ini desa percontohan, nanti bisa diterapkan di desa lainnya,” ujarnya.

Berita Terkait : Kapolresta Cirebon Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Lantas

Menurutnya, Desa Pesanggarahan dilengkapi dengan adanya lumbung desa, yang nanti bisa digunakan untuk membantu masyarakat. Selain itu, fasilitas kesehatan yang ada di desa tersebut sangat memadai.

Imron menyebutkan, selain terdapat posko kesehatan yang bisa dimanfaatkan oleh warga, Desa Pesanggrahan juga dilengkapi dengan tempat isolasi, jika dibutuhkan oleh warga. "Saya ingin desa lainnya seperti ini,” ucap Imron.

Imron menyampaikan terima kasih kepada Polresta Cirebon sebagai salah satu pelopor adanya kampung tangguh. Dalam kesempatan itu, Imron pun meminta kepada seluruh unsur untuk bersama-sama membina masyarakat untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

Berita Terkait : Ringankan Beban Warga, Pemkab Cirebon Dukung PCNU Gelar OPM

Sementara, Kapolresta Cirebon menyebutkan, kampung tangguh ini merupakan proyek percontohan yang diinsiasi oleh pemangku kebijakan yang ada di Kabupaten Cirebon. Kepolisian, kata dia, yang menentukan salah satu desa, untuk menerapkan penanganan covid-19 dengan menjalankan sejumlah kegiatan.

Ia menjelaskan, ada tiga aksi yang dilakukan dalam desa tangguh ini, yaitu aksi kesehatan, sosial ekonomi dan keamanan. Dalam aksi kesehatan, lanjutnya masyarakat akan diarahkan untuk mendirikan posko kesehatan dan penerapan protokol kesehatan.

“Masyarakat juga didorong untuk melakukan PHBS, serta menyiapkan sarana cuci tangan dan imbauan menggunakan masker serta physycal distancing,” kata mantan Kapolres Kuningan Polda Jabar, tersebut.

Berita Terkait : Kadernya Di Bawah Gencar Cegah Corona, Tapi Elly, Kok, Ogah Bantu Ya?

Selain itu, kata dia, masyarakat akan diarahkan untuk mengaktifkan serta meningkatkan ekonomi di pedesaan. Salah satunya yaitu dengan menghidupkan kembali Usaha Kecil Menengah (UKM) yang terdampak pandemi covid-19, serta kegiatan kolaboratif masyarakat dalam mengaktifkan kegiatan ekonomi pedesaan lainnya.

Sedangkan dalam segi keamanan, katanya, masyarakat akan diminta untuk menata sistem pengaman lingkungan di desa. Sehingga nantinya, masyarakat merasa aman dan nyaman, serta merasa terlindungi baik itu dari gangguan Kamtibmas ataupun bahaya Covid-19. "Intinya, memunculkan kembali semangat kebersamaan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih wsapada penyebaran virus Covid-19,” pungkasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal