DPRD Kota Bekasi Berusaha Menciptakan Reborn Ekonomi

Chairoman J Putro
Senin, 29 Juni 2020, 18:48 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Bukan hal yang mudah menggerakan ekonomi bangsa ditengah pandemic seperti sekarang ini. Sebab, bisa bertahan saja merupakan prestasi yang sangat gemilang. Sebab, seperti yang kita ketahui, banyak kebutuhan dalam negeri ditopang dari impor, yang utama adalah kebutuhan pangan.

Pada hal, apa sih yang tidak bisa di tanam di Indonesia? hal ini wajar, dan mungkin pemerintah punya skala prioritas dalam menanam tanaman pangan. Celakanya di saat pandemic seperti sekarang ini, Indonesia akan kesulitan mendapatkan bahan pangan pokok yang biasa di impor luar karena proses impor yang sulit meski dalam new normal.

Berita Terkait : Kasus Pidana Ketua DPC PKB Kota Depok Siap Disidangkan

Berkaca dari hal tersebut, Ketua DPRD Kota Bekasi, Chairoman J Putro mengatakan dampak pandemic covid 19 sangat luar biasa  dampaknya. Selain multi dimensiomnal, dampak covid yang paling terasa adalah pengkikisan lapangan pekerjaan dan terjadinya kasus PHK. ”Banyak yang karyawan yang terkikis, khususnya dalam sektor informal. Kita berupaya proses penormalan daln aktifitas ekonomi, kita benahi semuanya, kita longkarkan aktifitas perkantoran dan industry dengan protokol kesehatan pastinya.  Setelah itu kita longgarkan sektor retail, restoran, yang utama pastinya para penggerak ekonomi masyarakat terlebih dahulu yang akan di buka dan dilakukan pelonggaran dengan catatan,” bebernya.

Elemen ekonomi lain yang dibuka menurut Chairoman adalah pembukaan mall, secara umum semua pelonggaran dilakukan secara bertahap. ” Sampai sekarang terkendali, angka penularan sudah di bawah nol, terkonfirmasi covid juga sudah terkendali, ini bagus, kita akan buka juga pada 5 Juli 2020 car free day, tapi jumlahnya dibatasi, ini ujian Pemda, untuk mengatasi. Sebab untuk menormalkan banyak resiko. Oleh karenanya, mesti dilakukan pengendalian dan pengawasan yang ketat, kita akan pantau terus kondisi ini, ini akan kita coba dengan catatan,” ungkapnya.

Berita Terkait : 26 Anggota DPRD Kota Depok & 30 Pegawai Lakukan Test Swab

Kondisi ekonomi yang belum pulih di Kota Bekasi rencananya pada bulan Agustus diusahakan akan reborn. “Reborn nggak bisa segera, sebab tingkat daya beli belum pulih, tentu dengan catatan pasca covid sudah  ada inovatif, salah satunya dengan online dengan tujuan menguriangi kontak langsung,” ujarnya.

Meski sudah secara bertahap membuka sektor ekonomi, namun pemerintah Kota Bekasi bersama DPRD belum berani membuka sektor pendidikan secara tatap muka. ”Ada pemikiran kita kembali pada aktivitas normal dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), yaitu mematuhi protokol kesehatan, tetap jaga jarak aman, selalu pakai masker saat keluar rumah, senantiasa cuci tangan pakai sabun," ungkapnya.

Berita Terkait : Ramadhan dan Pengabdian DPRD Kota Bekasi di Tengah Pandemic Covid-19

“Pembukaan sekolah dan pesantren ini harus dipikirkan dengan matang, atau terlebih dahulu dilalukan simulasi, agar pelaksanaan proses belajar dan mengajar bisa terlaksana dengan baik baik dari sisi infrastruktur covid dan membangun kebiasaan hidup normal dengan kebiasaan baru,” ungkapnya. Adv 1 humas DPRD Kota Bekasi, bulan Juni 2020.

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal