LampuHijau.co.id - Pandemi Covid-19 yang sudah terjadi lebih dari tiga bulan ini memberikan dampak bagi semua lapisan masyarakat, termasuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Cirebon.
Salah satunya, Jariyah (62). Penjual lotek dan minuman di emperan toko daerah Pandesan, Kota Cirebon merasakan betul dampak pandemi virus corona baru terhadap usahanya. "Pembeli lebih sepi dari biasanya, sehingga penghasilan ikut menurun. Lama-lama modal jadi terpakai untuk kebutuhan sehari-hari," ucap wanita sudah jualan lotek lebih dari lima tahun tersebut, Selasa (2/6/2020).
Menurut dia, sebelum adanya pandemi penghasilannya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bersama suaminya. Namun, lanjutnya, sejak wabah covid-19 melanda kini benar-benar mengalami kesulitan.
Baca juga : Bantu Masyarakat Ditengah Covid-19 Polrestabes Bandung Bagikan Sembako Tahap IV
Hal sama dirasakan, Maryam (38), wanita yang sehari-hari berjualan nasi bungkus dan lauk pauk di depan rumahnya. Ibu yang punya anak sudah bersekolah dan mengasuh seorang adik yang perlu perawatan khusus itu, berjualan nasi dan lauk untuk membantu suami memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Suami bekerja menjadi sales pipa, saat ini jarang sekali dapat order Mas," ucapnya, sedih.
Mengetahui kondisi ini, relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cirebon datang ke kediaman Jariah dan Maryam untuk menyalurkan sedekah modal usaha dalam program Sahabat Usaha Mikro Indonesia (UMI).
“Terima kasih ACT sudah memberikan hibah modal melalui program Sahabat UMI, agar saya dan usaha masakan yang saya rintis bisa tetap bertahan ditengah pandemi ini," ucap Maryam, penuh rasa syukur.
Selain Jariah dan Maryam, sampai saat ini sudah ada 14 pelaku ultra mikro di Cirebon dan sekitarnya yang menerima sedekah modal dari Program Sahabat UMI. Program ini didesain untuk membantu usaha ultra mikro masyarakat yang tidak memiliki akses permodalan. Program Sahabat UMI ini diharapkan bisa menjadi stimulus untuk menggerakan roda ekonomi masyarakat di tengah pandemi.
Kepala Cabang ACT Cirebon Ade Rully Supriatna, menyampaikan, Sahabat UMI ditujukan untuk usaha ultra mikro yang jadi tulang punggung penghidupan keluarga. "Kami berharap, stimulus sedekah modal usaha ini dapat menggerakan ekonomi keluarga prasejahtera," ujarnya.
Baca juga : Bantu Warga Terdampak, BAZNAS Galang Zakat Fitrah
Ke depan, lanjutnya, akan ada pembinaan untuk penerima manfaat program Sahabat UMI dengan harapan mereka bisa naik kelas.
Program Sahabat UMI adalah program pemberian sedekah modal kerja dan pembinaan bagi usaha ultra mikro yang terdampak COVID-19. Targetnya, ACT Cirebon akan memberikan bantuan untuk ratusan perempuan tangguh penggerak usaha mikro Indonesia pada program Sahabat UMI.
"Sahabat dermawan dapat ikut berkontribusi dan mendukung perjuangan keluarga prasejahtera dalam menghadapi pandemi, melalui cirebon.indonesiadermawan.id/SahabatUMI," pungkasnya. (MGN)