Sering Longsor, Pemkot Bekasi Nggak Profesional Urus TPS Sumur Batu

Kamis, 11 April 2019, 03:34 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Pemkot Bekasi tak kunjung memberikan perhatian terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Sumur Batu, Ciketing Udik, Bantargebang. TPA tersebut kian terlihat terlihat 'semrawut’ dan menghawatirkan. Terlebih di saat musim peghujan saat ini. Longsor, banjir, dan aroma busuk terus terjadi beberapa hari terakhir.

Ironisnya, musibah itu pun berdampak hingga mengenai lingkungan setempat. Seperti yang terpantau pada Rabu (10/4/2019) kemarin, luapan air bercampur material sampah membanjiri akses jalan yang membuat aktivitas warga serta truk sampah lumpuh. Bahkan, air sampah itu terpantau terus mengalir ke Kali Ciketing dan merendam belasan gubuk di wilayah RT 04/03 Sumurbatu.

Baca juga : 34 Ribu Personel TNI-Polri Siap Amankan Proses Pemilu di Jabar

Menurut Bagong Suyanto, warga setempat yang juga penggiat lingkungan, TPA Sumurbatu milik Pemerintah Kota Bekasi dikelola dengan sistem open dumping dan kondisinya sangat buruk terhadap pencemaran lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

Kondisi ini, sambung dia, tidak seperti TPST Bantargebang milik Pemprov DKI Jakarta yang saat ini penataannya makin membaik.

Baca juga : Puskesmas di Kota Cirebon Segera Berstatus BLUD, Pelayanan Bakal Meningkat

"Ya, penyebabnya cuma satu. Pihak pengelola TPA Sumur Batu, di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, enggak mau kerja. Semua sampah hanya ditumpuk ke atas. Bukan  memanfaatkan tata kelola sanitary landfil," ucap dia.

Hingga hari ini, sambung Bagong, pihak pengelola, khususnya DLH Kota Bekasi tak kunjung melakukan pembenahan di sejumlah titik longsor. Kondisi sampah masih berserakan di zona lima dan banjir setingi 30 cm masih mengenangi jalan.

Baca juga : KPU Kota Bekasi Didesak Minta Maaf Ke Publik

"Pemkot Bekasi enggak ada turun sejak terjadi seminggu ini. Mungkin, nunggu ada korban yang meninggal, seperti tahun lalu, baru Pemkot kerja dah," sindirnya. (DVD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal