LampuHijau.co.id - Upaya pemantauan terus dilakukan oleh Sekda Kota Depok, Dokter Hardiono disaat wabah Covid-19 menyerang.
Langkah ini dilakukan oleh Hardiono dalam rangka melihat dan memantau kondisi real dari permasalahan kesehatan yang ada serta mencarikan solusinya.
Baca juga : Sekda Depok Hardiono: Terapkan PSBB, Perhatikan Keluarga Miskin
Dilaporkan Hardiono, bahwa dirinya dan Gugus Tugas Covid terus melakukan perbaikan dalam pelayanan kesehatan. Memang, pada saat ini jumlah pasien covid-19 terus bertambah. Oleh karenanya RSUD sebagai rumah sakit pemulihan pasien covid-19 yang pada saat ini memiliki 37 tempat tidur akan terus berkembang mengantisipasi situasi yang tidak diinginkan.
”RSUD berupaya meningkatkan jumlah tempat tidur untuk pasien posif covid-19 menjadi 100 buah, kita tidak ingin tempat tidur tersebut ada yang mengisi, namun langkah antisipasi ini perlu dilakukan sebagai upaya waspada pemerintah,” katanya.
Tidak hanya menambah jumlah Kasur, menurut Sekda Hardiono pihaknya juga menambah satu lantai yang nantinya akan dipersiapkan untuk ruang memulihkan kesehatan para pasien covid-19 asal Depok.
Hardiono juga meminta kepada pihak managemen untuk menambah jumlah tenaga medis yang ada. “Saya minta meminta agar Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan asosiasi rumah sakit seluruh Swasta Indonesia khusus Kota Depok untuk berkerjasama dengan dokter swasta untuk menangani covid di Depok, sebab pada saat ini jumlah tenaga medis terbatas dan perlu ada kerja secara roling untuk optimalisasi dalam pembelian tindakan,” ungkapnya.
Terkait dengan proses pemakaman jenazah yang kadang menjadi permasalah sosial. Sekda Hardiono mengusulkan kepada RSUD membuat pelatihan se-Kota Depok dan rumah sakit swasta serta puskesmas. ”Targetnya para amil di kampung yang ada di setiap RW. Pelatihan akan diakukan secara bergelombang,”
“Memang pada saat ini perkembangan kesadaran masyarakat terkait covid 19, setelah di berlakukan PSBB memang ada perubahan namun tidak sinifikan. Oleh karenanya saya minta agar dipenuhi PSBB untuk menjaga keselamatan bersama,” tuturnya.ASP