Sekda Depok Dokter Hardiono Terus Lakukan Monitoring Keliling Puskesmas dan RSUD Saat Covid-19 Melanda

Jumat, 17 April 2020, 22:07 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Upaya pemantauan terus dilakukan oleh Sekda Kota Depok, Dokter Hardiono disaat wabah Covid-19 menyerang.

Langkah ini dilakukan oleh Hardiono dalam rangka melihat dan memantau kondisi real dari permasalahan kesehatan yang ada serta mencarikan solusinya.

Baca juga : Sekda Depok Hardiono: Terapkan PSBB, Perhatikan Keluarga Miskin

Dilaporkan Hardiono, bahwa dirinya dan Gugus Tugas Covid terus melakukan perbaikan dalam pelayanan kesehatan. Memang, pada saat ini jumlah pasien covid-19 terus bertambah. Oleh karenanya RSUD sebagai rumah sakit pemulihan pasien covid-19 yang pada saat ini memiliki 37 tempat tidur akan terus berkembang mengantisipasi situasi yang tidak diinginkan.

”RSUD berupaya meningkatkan jumlah tempat tidur untuk pasien posif covid-19 menjadi 100 buah, kita tidak ingin tempat tidur tersebut ada yang mengisi, namun langkah antisipasi ini perlu dilakukan sebagai upaya waspada pemerintah,” katanya.

Baca juga : Sekda Depok Hardiono Dikunjungi Imam Budi Hartono dan Hasbullah Bahas Covid-19 dan Bantuan Warga Miskin Depok

Tidak hanya menambah jumlah Kasur, menurut Sekda Hardiono pihaknya juga menambah satu lantai yang nantinya akan dipersiapkan untuk ruang memulihkan kesehatan para pasien covid-19 asal Depok.

Hardiono juga meminta kepada pihak managemen untuk menambah jumlah tenaga medis yang ada.  “Saya minta meminta agar Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan asosiasi  rumah sakit seluruh Swasta Indonesia khusus Kota Depok untuk berkerjasama dengan dokter swasta untuk menangani covid di Depok, sebab pada saat ini jumlah tenaga medis terbatas dan perlu ada kerja secara roling untuk optimalisasi dalam pembelian tindakan,” ungkapnya.

Baca juga : Peduli Sesama, Polantas Berseragam Robot di Lampung Bagikan Masker dan Makanan ke Pengendara

Terkait dengan proses pemakaman jenazah yang kadang menjadi permasalah sosial. Sekda Hardiono mengusulkan kepada RSUD membuat pelatihan se-Kota Depok  dan rumah sakit swasta serta puskesmas. ”Targetnya para amil di kampung yang ada di setiap RW. Pelatihan akan diakukan secara bergelombang,”

“Memang pada saat ini perkembangan kesadaran masyarakat terkait covid 19, setelah di berlakukan PSBB memang ada perubahan namun tidak sinifikan. Oleh karenanya saya minta agar dipenuhi PSBB untuk menjaga keselamatan bersama,” tuturnya.ASP

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal