Wartawan Depok Ikut Rapid Test Corona

Selasa, 7 April 2020, 07:08 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Sebanyak 100 wartawan yang sehari-hari melakukan kegiatan peliputan dan berdomisili di Depok menjalani Rapid Test Covid-19 di RSU Bunda, Margonda, Depok, Senin (06/04/2020). Tercatat 50 wartawan dari berbagai media hadir pada test hari pertama ini.

Beruntung di tengah makin meluasnya pandemi Covid-19 perhatian khusus kepada para wartawan di wilayah Depok diberikan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna. Usai Depok mendapatkan bantuan alat Rapid Test sebanyak 2.400 buah dari Gubernur DKI DKI Jakarta Anies Baswedan, Pradi pun langsung mengalokasikan 100 buah untuk insan pers. “Saya prihatin dengan kurang perhatiannya kita kepada teman-teman dengan wartawan. Padahal, dalam pandemi Covid-19 ini, wartawan tetap dan masih terus bekerja untuk mencari dan memberitakan segala sesuatu terkait pandemi ini,” kata Pradi Supriatna saat meninjau pelaksanaan Rapid Test di RSU Bunda, Margonda, Depok.

Baca juga : Basri Baco Maki Wartawan, Agung: Kok Mulutnya Kayak Comberan Ya??

Pradi menjelaskan, wartawan merupakan salah satu garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19. "Saat melakukan peliputan wartawan bertemu dengan beragam orang. Ini sangat riskan terjangkit virus Corona. Saya prihatin dengan kondisi kesehatan teman-teman wartawan makanya saya tergerak menawarkan mengikuti rapid test Covid-19. Tidak ada maksud lain, selain untuk kebaikan kita bersama,” ucap Pradi.

Di tempat yang sama, Ketua Wartawan Depok Siaga Covid-19, Rusdy Nurdiansyah mengaku senang karena insan pers di Depok mendapat perhatian dari Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna dan Kepala Sinas Komunikasi Informatika, Sidik Mulyono. "Antusiasme teman- teman wartawan di Depok untuk mengikuti rapid tes sangat tinggi," ujar Rusdy.

Baca juga : Polres Depok Bikin Ruang Sterilisasi Corona Buat Polisi 

Rapid Test Covid-19 sendiri merupakan metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yaitu IgM dan IgG, yang diproduksi oleh tubuh guna melawan virus Corona. Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus Corona. Jika antibodi ini terdeteksi di dalam tubuh seseorang, tubuh orang tersebut pernah terpapar atau dimasuki oleh virus Corona. Namun, pembentukan antibodi ini memerlukan waktu, bahkan bisa sampai beberapa minggu. Metode pengetesan pun terbilang simple. Setelah suhu badan dicek dan dalam keadaan normal, petugas medis melakukan pengambilan sample darah melalui alat yang diletakkan diujung jari kemudian diteteskan pada alat pengetasan tersebut. Dan, hanya sekitar 15 menit sudah dapat diketahui hasilnya, apakah positif atau negatif. HEN

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal