Banjir Paling Parah, Ribuan Warga Karawang Terdampak

Salah satu masjid di Karawang yang terdampak banjir. (Foto: ACT)
Jumat, 28 Februari 2020, 14:57 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Banjir tahun ini termasuk yang terparah di sejumlah wilayah. Tak hanya di Ibu Kota DKI Jakarta maupun kota-kota penyangganya, seperti Bekasi, Bogor, Depok, dan Tangerang. Bahkan, banjir besar juga dirasakan warga Kabupaten Karawang.

Khususnya di Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, banjir parah jelang akhir Februari kemarin, harus diderita warga, terutama di Desa Karangligar. Di desa ini, ketinggian banjir mulai sekitar 30cm-260cm.

Hal ini seperti diungkapkan Kepala Desa Karangligar Eneng Komariah pada Rabu (26/2/2020) kemarin. Kata dia, di desanya terdapat dua dusun yang terendam banjir, yaitu Dusun Pengasinan dan Kampek. Di Dusun Pengasinan ketinggian air bahkan mencapai titik tertinggi, 260 sentimeter. Banjir ini berdampak pada 2.172 jiwa.

Baca juga : Alhamdulillah, Warga di Karanganyar Dapat Bantuan Sumur Wakaf

“Fasilitas umum juga terdampak, seperti musala dan sekolah,” jelasnya, dikutip dari news.act.id, Kamis (27/2/2020) kemarin.

Banyak dari warga yang memilih bertahan di rumahnya, meski terendam. Namun tak sedikit pula yang mengungsi.

Fatma adalah salah satu warga yang memilih bertahan di rumahnya. Diceritakannya, air datang dengan tiba-tiba yang membuat harta bendanya banyak yang terendam.

Baca juga : Kementan: Program Geratieks Ciptakan Jutaan Lapangan Pekerjaan

"Yang kebawa cuma mesin cuci sama beberapa perabotan saja. Pakaian juga ikut hanyut, tinggal yang dipakai ini saja,” ungkapnya kepada tim ACTNews, Rabu (26/2).

Hal Senada dikatakan Joni, warga Dusun Pengasinan, Desa Karangligar. Dikatakannya, meski wilayahnya tiap tahun kerap menjadi langganan banjir, namun banjir tahun ini lebih parah dari sebelumnya.

Lanjutnya, banjir masuk ke rumahnya mulai jam 10 pagi. Sejumlah barang dagangannya pun terendam, hingga membuatnya tak bisa mencari nafkah untuk sementara waktu.

Baca juga : Baru Seminggu Dilantik, Cucu Segera Rubah Jalan Sabang Mirip Tempo Dulu

Sementara Tim Disaster Emergency Response (DER)-Aksi Cepat Tanggap (ACT) telah bersiaga sejak Rabu pagi. Menggunakan perahu karet, para relawan berjibaku mengevakuasi puluhan warga ke tempat aman.

Dikatakan Irfan dari Tim ACT, pihaknya terus bersiaga guna membantu para korban terdampak banjir. Selain itu, para warga juga membutuhkan bantuan lain seperti makanan siap saji.

"Saat ini warga sangat membutuhkan makanan siap santap, selimut, serta pakaian, karena mereka tak sempat membawa barang-barang pribadi saat banjir datang,” terangnya. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal