LampuHijau.co.id - Warga yang tengah berolahraga di sekitar lapangan Sempur, Kota Bogor dihebohkan dengan temuan mayat seorang perempuan di Sungai Ciliwung, Minggu (23/2/2020). Saat ditemukan, kondisi korban setengah bugil dan sudah membengkak. Jasad perempuan itu memakai gelang karet warna hitam dengan tulisan "PERSIJA" warna orange. Pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 07:45 WIB. "Ditemuin sama warga yang sedang olahraga. Mayatnya ngambang di Sungai Ciliwung, kebawa arus gitu. Terus dipinggirin, diangkat sama petugas," kata warga sekitar, Muhamad Sarjana di lokasi kejadian, Minggu (23/2/2020).
Saat ditemukan, korban menggunakan singlet warna merah dan tanktop hitam. Di bagian bawahnya korban hanya pakai celana dalam berwarna krem. Korban dengan rambut panjang sebahu itu diketahui memakai dua buah gelang. Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Bogor, Andriani Setiyana mengatakan, korban ditemukan dengan posisi badan tertelungkup. “Kemungkinan meninggal udah lebih dari sehari kali ya. Korbannya perempuan, tapi kayanya masih muda itu, paling sekitar 25 tahunan," kata Andriani di lokasi kejadian.
Baca juga : Berenang di Bogor, Ridho ditemukan Tewas di Tangerang
"Tidak ditemukan identitas, belum diketahui orang mana. Warga sekitar sini juga ngga ada yang kenal," tambah Andriani.
Pihak kepolisian hingga kini masih menelusuri identitas perempuan bergelang PERSIJA tersebut. Sebanyak dua orang sudah dimintai keterangan sebagai saksi. "Identitas belum ada, kita masih telusuri," kata Kapolsek Bogor Tengah, Kota Bogor, Kompol Saefudin Gayo saat dikonfirmasi Minggu (23/2/2020).
Baca juga : Raisa Menjadi Penyanyi Perempuan Pertama yang Bakal Konser Tunggal di GBK
Gayo menyebut, berdasarkan hasil visum sementara tidak ditemukan luka diduga akibat kejahatan. Adapun luka yang di bagian kepala korban, kata Gayo, diduga akibat benturan batu selama korban hanyut. Korban, lanjut Gayo, diperkirakan sudah meninggal sejak 3 hari lalu. "Dari hasil pemeriksaan RSUD sementara belum ditemukan luka selain luka akibat terseret arus. Karena perkiraan sudah meninggal 3 hari, dari tubuh korban tidak tampak ciri-ciri yang dimaksut (tato atau tanda lahir,red)," papar Saefudin Gayo.
Ia menghimbau kepada masyarakat yang merasa mengenal korban atau merasa kehilangan anggota keluarganya sesuai ciri-ciri yang ada, diharap segera menghuhungi pihak kepolisian terdekat atau datang langsung ke RSUD Kota Bogor. "Himbuan kami, bila ada warga yang kehilangan keluarga, silakan hubugi Polsek Bogor Tengah atau datang dan melihat langsung korban di RSUD Kota Bogor," imbuh Gayo.(SOL)