Alhamdulillah, Sekolah di Madura Ini Punya Sumur Wakaf

Minggu, 23 Februari 2020, 17:51 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Sekolah merupakan tempat murid-murid dengan guru berinteraksi guna mendapat ilmu di dunia pendidikan. Meski tujuan utamanya adalah belajar ilmu pengetahuan, bangunan sekolah juga harus memiliki fasilitas penunjang, seperti toilet bagi murid dan guru juga tempat wudu untuk beribadah. Namun, tak semua bangunan sekolah memiliki hal itu. Banyak sekolah, terutama di pelosok daerah yang tak memiliki sarana penunjang semacam itu.

Ini pula yang terjadi di Madrasa Ibtidaiyah (MI) Al Hikmah di Dusun Glatek, Desa Palasa, Kecamatan Talangi, Kabupaten Sumenep, Madura. Bertahun-tahun guru dan murid di sekolah yang berada di ujung timur Pulau Madura ini kesulitan meski untuk sekadsr buang air kecil. Mereka pun harus menumpang di rumah-rumah warga di sekitar sekolah, karena ketiadaan sumur dan toilet.

Baca juga : Alhamdulillah, Warga di Karanganyar Dapat Bantuan Sumur Wakaf

Tak hanya karena keterbatasan finansial yang membuat sekolah ini tak mampu membangun fasiltas tersebut. Faktor penghambat lainnya lantaran untuk membeli material yang cukup jauh, karena harus menempuh perjalanan ke pusat kabupaten. Sedangkan lokasi sekolah MI Al Hikmah berada di Kepulauan Poteran. Akibatnya, harga material dan biaya pengangkutan cukup mahal untuk sampai ke sana.

Alhamdulillah, Global Wakaf-Aksi Cepat Tanggap membangun Sumur Wakaf serta sarana penunjang lainnya, yakni MCK dan tempat wudu di MI Al Hikmah. Dan pada Selasa (18/2/2020), Sumur Wakaf selesai dibangun dan sudah bisa digunakan para murid dan guru.

Baca juga : Anak Putus Sekolah di Cimahi Jadi Korban Rudapaksa di Kebun Labu Siam

Ucapan terima kasih pun mengalir dari para murid dan guru, yang diutarakan Kholid selaku Pengurus Yayasan MI Al Hikmah Palasa. "Alhamdulillah kegiatan belajar mengajar sangat terbantu dengan adanya Sumur Wakaf ini. Anak-anak untuk praktik salat tidak harus mencari air ke warga lagi, sehingga pembelajaran bisa optimal," ucapnya seperti dikutip news.act.id, Sabtu (22/2/2020).

Sementara dikatakan Kepala Cabang Global Wakaf-ACT Jatim Wahyu Sulistianto Putro, program Sumur Wakaf yang dibangun pihaknya di sekolah tersebut adalah ikhtiar untuk membantu masyarakat yang masih mengalami krisis air bersih.

Baca juga : Alhamdulillah, Humanity Water Tank-ACT Masih Setia Dampingi Warga Gaza

Ia pun berharap, kehadiran Sumur Wakaf makin banyak menjangkau warga terdampak kekeringan dan krisis air bersih. "Sehingga, permasalahan kekeringan dan sanitasi pada warga masyarakat dapat teratasi," katanya. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal