LampuHijau.co.id - Meski sudah memasuki musim penghujan, namun tak semua wilayah di Indonesia dengan mudah mendapatkan air. Terutama untuk mendapat air bersih, yang memang menjadi kebutuhan dasar setiap orang. Bahkan, di beberapa wilayah air bersih sangat sulit didapat.
Guna mengatasinya, Aksi Cepat Tanggap (ACT) melalui Global Wakaf memiliki program Sumur Wakaf. Sumur bantuan ini dibangun di beberapa wilayah di Tanah Air yang kesulitan air bersih, sebagai wakaf untuk dapat dimanfaatkan warga sekitar.
Baca juga : Dame: Warga Kolang Jabodetabek Bantu 70 Lansia dan Warga
Salah satunya seperti yang baru saja diresmikan di Dusun Duren Bedil RT 001/008, Desa Giriwondo, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar. Sumur Wakaf sebagai bantuan jangka panjang Global Wakaf-ACT Solo ini diresmikan pada Rabu (12/2/2020) kemarin.
Seperti diketahui, bencana krisis air bersih pernah dialami sejumlah daerah termasuk wilayah Solo, Jawa Tengah. Kekurangan air bersih sendiri bisa berimbas pada kesejahteraan masyarakat. Dan fenomena ini biasa terjadi pada musim kemarau.
Baca juga : Minim Perhatian, Warga Muak dengan Selfie Aparatur Di Tengah Banjir
Hal ini pula yang menjadi perhatian Global Wakaf-ACT, sehingga menginisiasi program bantuan jangka panjang Sumur Wakaf. Dan sebagai informasi, Sumur Wakaf di Desa Giriwondo ini adalah yang kelima yang dibangun Global Wakaf-ACT Solo. Sumur bor dengan kedalaman 83 meter tersebut, dimanfaatkan oleh 87 kepala keluarga di sana.
"Kami berharap, dengan dibangun sumur bor tersebut masyarakat tidak lagi kesulitan untuk kebutuhan air bersih. Kami juga melakukan pipanisasi ke sejumlah rumah warga yang belum mempunyai saluran air," ujar Tim Program ACT Solo Ardiyan Sapto, seperti dilansir news.act.id, Minggu (16/2/2020).
Baca juga : Jalin Silaturahmi dengan Warga, Lurah Menteng Gelar Giat Rutin Makan Murah
Syukuran dan peresmian Sumur Wakaf di Desa Giriwondo ini pun mengundang antusiasme warga sekitar. Mereka menyambut baik dan sangat berterima kasih kepada Global Wakaf-ACT atas bantuan ini.
"Adanya sumur bor ini warga sudah tidak mengalami kesulitan mengambil air bersih, karena pipanisasi tiap rumah warga sudah ada," ungkap Parto selaku Ketua RT setempat. (YUD)