LampuHijau.co.id - Anda yang menginap dan makan di Restoran Hotel Novotel Bandung, Jawa Barat harus ekstra-hati-hati. Sebab, hotel bintang lima tersebut rawan aksi pencurian.
Seorang wanita yang berprofesi sebagai dosen sebuah perguruan tinggi swasta ternama di Jakarta menjadi korban aksi pencurian di hotel tersebut. Tas mewah (branded) merk Prada milik korban berisi dompet, kartu ATM, uang tunia Rp 3 juta dan dokumen penting lainnya raib dibawa kawanan pencuri di restoran hotel itu. Korban pun mengalami kerugian dengan total Rp 25 juta lebih.
Wiwik Sri Widiarty (55) melaporkan aksi pencurian itu ke Polsek Cicendo, Bandung dengan Nomor Laporan Polisi: LP/758/XII/2019/Jbr/Restabes Bdg/Sektor Cicendo pada Hari Jumat, tanggal 27 Desember 2019, jam 12.00 WIB.
Baca juga : Aksi Jumat Keramat Corong Rakyat Seret Novel Baswedan ke Pengadilan
"Jadi, waktu itu, saya dan keluarga sedang liburan akhir tahun. Kami menginap di Hotel Novotel Bandung. Saat lagi makan di restoran hotel itu, tas saya diambil oleh pelaku. Padahal, saya tinggal ambil makanan hanya sebentar, lho," ujar Wiwik kepada wartawan di Jakarta, kemarin.
Lanjut korban, dirinya langsung komplain ke pihak manajemen hotel. "Tapi, sepertinya, pihak manajemen tidak cepat tanggap. Dan pelaku sepertinya sudah mengincar. Saya dapat informasi, sebelum-sebelumnya katanya juga ada kejadian serupa. Berarti, Hotel Novotel Bandung ini tingkat keamanannya buruk sekali. Masak hotel bintang lima, pencuri atau sembarang orang bisa leluasa masuk," keluh Wiwik.
Setelah kejadian, ia pun langsung melaporkan aksi pencurian itu ke petugas Polsek Cicendo, Bandung. "Di dalam tas saya itu ada dokumen-dokumen atau identitas penting seperti KTP, kartu ATM, kartu kredit, kartu asuransi, kartu advokat. Lalu HP Samsung C7, uang tunai Rp 3 juta serta dokumen penting lainnya. Tas saya itu lumayan mahal. Total kerugian sekitar Rp 25 juta," paparnya.
Baca juga : Soal Pendatang, Bima Arya: Tak Mungkin Dilarang, Asal Semua Ikuti Aturan
Dirinya pun sangat menyesalkan kejadian ini. "Karena, pihak manajemen hotel sangat lamban merespon. Lalu, tidak ada tanggung jawabnya. Ada kamera CCTV memang dan pelaku lebih dari satu orang terekam dalam aksinya.
Saya menduga para pelaku sudah terbiasa beraksi dan modus mereka menggasak tas pengunjung restoran yang korbannya lengah," ujarnya.
Dan, Wiwik pun mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati jika menginap atau makan di Restoran Hotel Novotel Bandung tersebut. "Saya imbau masyarakat berhati-hati. Semoga pihak kepolisian bisa cepat menangkap para pelaku. Dan pihak manajemen hotel jangan tidak tanggap begitu," cetusnya. (AGS)