LampuHijau.co.id - Selain dikenal sebagai negara agraris, Indonesia juga dikenal sebagai negara bahari. Hal ini lantaran Nusantara yang terdiri banyak kepulauan, penduduknya banyak juga yang menggantungkan hidupnya dari hasil laut.
Sayangnya, tak sedikit juga masyarakat nelayan tersebut hidup dalam kecukupan. Sebagian besar mereka berada dalam kemiskinan, bahkan di bawah garis kemiskinan.
Baca juga : Program Sahabat Guru Indonesia Juga Dirasakan Guru-guru Prasejahtera di Sumbar
Kondisi ini pula yang menginisiasi Aksi Cepat Tanggap meluncurkan program Sahabat Keluarga Prasejahtera Indonesia (SKPI). Program ini berupa bantuan beras yang dibagian secara gratis kepada keluarga kurang mampu di Tanah Air, termasuk keluarga nelayan yang masuk kategori prasejahtera.
Dan tujuan program ini adalah untuk menopang kebutahan pangan keluarga prasejahtera melalui layanan beras gratis. Beras terbaik yang diberikan merupakan produk Lumbung Beras Wakaf (LBW) binaan Global Wakaf-ACT.
Baca juga : Humanity Food Truck ACT Bahagiakan Warga Prasejahtera di Jember
Seperti pada Sabtu (25/1/2020) kemarin, Masyarakat Relawan Indonesia-ACT Sumatera Utara (Sumut) mengirimkan bantuan beras seberat 1,5 ton ke Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan.
Dikatakan Sakti Wibowo dari Tim Program ACT Sumut, pihaknya sebelumnya telah mendata masyarakat penerima manfaat program SKPI di Kampung Nelayan Seberang tersebut.
Baca juga : Nih, Program Anyar ACT Atas Pengabdian Guru Prasejahtera
"Target kita adalah para nelayan dan warga prasejahtera yang tinggal di sini. Karena sesuai namanya, program ini bermaksud membantu kebutuhan pangan dari warga prasejahtera," tuturnya saat bongkar muat beras di Dermaga Tangkahan Perahu Penyeberangan Belawan, seperti dikutip news.act.id, Senin (27/1). (YUD)