Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II Mulai Dibangun, Wanita Emas: Semoga Lancar

Jumat, 24 Januari 2020, 15:57 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Tidak hanya sibuk di politik, 'Wanita Emas' atau Hasnaeni juga berkecimpung di dunia bisnis. Tak main-main, perusahaan miliknya, PT Misi Mulia Metrical (M3), bahkan merupakan salah satu pihak yang memegang konsesi perusahaan Jalan Tol Semarang-Demak, PP Semarang-Demak.

PP Semarang-Demak adalah perusahaan patungan dari tiga konsorsium yakni pihak swasta PT M3, PT PP Perumahan Semarang-Demak, dan PT Wijaya Karya (Persero). Proyek jalan tol ini menghabiskan total dana investasi mencapai Rp 5,6 triliun.

"Saya hari ini mengunjungi proyek Jalan Tol Semarang-Demak. Kunjungan dilakukan untuk mengecek dan memastikan pembangunan," ujar Direktur Utama PT M3 Hasnaeni, Jumat (24/1/2020).

Baca juga : Nyolong Ponsel Pedagang, Emak-emak di Majalengka Nyaris Diamuk Warga Satu Pasar

Hasnaeni berkunjung ke salah satu titik yang menjadi lokasi pengerjaan jalan tol, tepatnya di daerah Wonosalam, Demak, Jawa Tengah. Wilayah itu merupakan tempat di mana Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II ruas Sayung-Demak, dikerjakan. "Seksi II dikerjakan mulai hari ini," ucapnya.

Hasnaeni berharap, pengerjaan ruas jalan tol sepanjang kurang-lebih 17 km ini berjalan lancar. Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II ditargetkan rampung pada akhir tahun 2021. "Dalam sejarah jalan tol, baru kali ini swasta dilibatkan. Ini satu yang sangat luar biasa dalam sejarah jalan tol," kata Hasnaeni beberapa waktu lalu.

Adapun untuk Jalan Tol Semarang-Demak Seksi I ruas Semarang-Sayung, nantinya terdapat jalan melayang di atas laut sepanjang 8 km dengan tinggi 5 meter. Ruas jalan sepanjang 10,69 km itu, investasinya total menghabiskan dana Rp 9 triliun. Namun sayang, pengerjaannya tertunda karena masih terkendala pembebasan lahan.

Baca juga : Berenang di Bogor, Ridho ditemukan Tewas di Tangerang

"Saat ini yang kita kerjakan Seksi II dulu dan telah berjalan, sedangkan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi I ruas Semarang-Sayung yang bakal memiliki desain tanggul laut masih terkendala pembebasan lahan," ujar Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan Semarang-Demak Handoko Yudianto di Semarang, Selasa (14/1/2020) lalu.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap, pengerjaan Seksi I segera dilakukan. Ia mengaku telah melapor kepada Kementerian ATR/BPN, terkait status tanah serta pembebasan lahan. Dirinya ingin ada win-win solution dalam permasalahan ini.

Selain jalan tol layang di atas laut bisa menjadi tanggul, Ganjar berharap hadirnya infrastruktur penunjang di Jalan Tol Semarang-Demak Seksi I, yang semakin melengkapi kawasan itu.

Baca juga : Terima Bantuan Beras, 1.000 Keluarga di Garut Doakan ACT dan Donatur

"Ekoturisme, kawasan industri kreatif, perumahan dan kolam retensi yang semuanya memiliki konsep go green. Haram hukumnya mengambil air tanah, energi memakai yang terbarukan, kalau bisa ini akan jadi kawasan yang luar biasa," tandasnya. (YUD)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal