LampuHijau.co.id - Polres Subang turut mendukung program percepatan swasembada bawang putih nasional melalui penanaman Bawang Putih Serentak di 17 Provinsi yang digelar secara nasional pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Kegiatan berlangsung di Area Blok Dozer PTPN Kebun Ciater, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, tersebut dihadiri Wakapolda Jabar Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M.
Selain itu hadir Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., Wakil Bupati Subang Agus Masykur, Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, PTPN, kelompok tani, serta para pemangku kepentingan terkait.
Baca juga : Kunjungi SLBN Trituna, Kapolres Subang Bikin Anak Kembar Siam Bahagia
Rangkaian kegiatan diawali penanaman bawang putih secara simbolis, dilanjutkan pemberian alat dan mesin pertanian kepada kelompok tani serta foto bersama.
Kegiatan kemudian dilanjutkan melalui zoom meeting bersama Kapolri dari Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Dalam arahannya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung program ketahanan pangan serta mendorong terwujudnya swasembada bawang putih nasional.
Baca juga : Upacara HUT ke-81 RI, Kapolsek Sagalaherang Polres Subang Bacakan Pembukaan UUD 1945
Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, kelompok tani, pemerintah, dan seluruh stakeholder untuk meningkatkan produksi pangan nasional.
Bibit bawang putih asli Sembalun yang memiliki hasil baik diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga Indonesia mampu memenuhi kebutuhan bawang putih secara mandiri.
Selain penanaman serentak, kegiatan juga diisi dengan groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri, penyerahan penghargaan dan bantuan alsintan, alat pertanian serta pupuk, sambutan Ketua Komisi IV DPR RI, dan dialog interaktif bersama jajaran Polda.
Baca juga : Wujud Kepedulian Polri, Kapolres Subang Serahkan Tali Asih kepada Lansia
Melalui kegiatan tersebut, Polres Subang menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan dan percepatan swasembada pangan nasional, khususnya komoditas bawang putih. (MGN)