LampuHijau.co.id - Menghadapi potensi kekeringan dan bahaya kebakaran di musim kemarau, Wali Kota Tangerang Sachrudin menggalang kesiapsiagaan penuh dengan mengumpulkan seluruh jajaran perangkat daerah, mulai dari Perumda Tirta Benteng (PDAM), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Langkah siaga tersebut ditegaskan Wali Kota saat memimpin Rapat Evaluasi Kewilayahan dan Pembangunan Pemkot Tangerang di Ruang Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (03/08/2026).
Baca juga : Walkot Tangerang Bongkar 102 Pejabat, Mualim Jabat Sekdis Kominfo
Dalam pertemuannya bersama jajaran teknis dan lini kewilayahan, Sachrudin menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar tidak ada keterlambatan penanganan di lapangan.
"Pemerintah Kota Tangerang akan terus bersiaga bersama Perumda Tirta Benteng, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, serta perangkat terkait lainnya untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih maupun penanganan keadaan darurat apabila diperlukan. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kita optimistis dampak musim kemarau dapat diminimalkan," tambahnya.
Baca juga : Kapolsek Tangerang Minta Warganya Manfaatkan Layanan 110 untuk Laporan Cepat
Sachrudin menegaskan agar seluruh pihak memperkuat koordinasi tanpa menunggu masalah membesar. Menurutnya, pemerintah harus hadir secara cepat, responsif, dan memberikan solusi nyata kepada masyarakat dalam mengantisipasi ancaman kekeringan serta kebakaran di musim kemarau.
Di samping itu, Wali Kota turut mengajak partisipasi aktif masyarakat untuk meminimalkan risiko dampak kemarau. Warga diimbau untuk lebih bijak menghemat penggunaan air bersih serta meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang memicu kebakaran.
Baca juga : Muzani Tegaskan MPR dan MK Tak Saling Campuri Kewenangan
Di akhir arahannya, Sachrudin juga mengingatkan seluruh jajaran instansi, camat, hingga lurah untuk tetap menjaga semangat pelayanan masyarakat sembari menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Momentum kemerdekaan ini diharapkan menjadi pendorong semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun Kota Tangerang yang tangguh menghadapi bencana. (WAH)