FK UPI Gelar Edukasi dan Skrining Obesitas Sarkopenia di Subang

Tim PkM FK UPI gelar edukasi dan skrining obesitas sarkopenia di Klinik Mitra Medika Tambakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Sabtu (01/08/2026). FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Minggu, 2 Agustus 2026, 21:15 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) gelar aksi kepedulian kesehatan berupa skrining dan edukasi terkait obesitas sarkopenia di Klinik Mitra Medika Tambakan, Kabupaten Subang, pada Sabtu (01/08/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh dr. Diah Rahmah, Sp.PD menyasar komunitas senam di wilayah Subang Selatan. Fokus utamanya adalah meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko penumpukan lemak tubuh yang disertai penurunan massa dan kekuatan otot (obesitas sarkopenia).

*Cek Kesehatan dan Senam Diabetes Bersama*

Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari dengan pemeriksaan fisik dasar, meliputi pengukuran Tanda-Tanda Vital (TTV), berat badan, dan tinggi badan seluruh peserta. Usai pemeriksaan awal, para peserta diajak menjaga kebugaran lewat Senam Diabetes bersama Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia).

Dipandu instruktur berpengalaman, peserta tampak antusias mempraktikkan gerakan Senam Diabetes Seri 1, 7, dan 8 yang bertujuan menjaga kelenturan tubuh serta meningkatkan kebugaran jasmani.

Baca juga : AKP Irpan Sosialisasi Bahaya Bullying kepada Murid Baru SMAN 1 Serangpanjang Subang

*Edukasi Medis: Mengenal Bahaya Obesitas Sarkopenia*

Acara dilanjutkan dengan sesi edukasi kesehatan formal. Perwakilan FK UPI, dr. Pipit Pitriani, M.Kes., Ph.D., menegaskan komitmen berkelanjutan para akademisi dan tenaga medis dalam mendampingi serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Klinik Mitra Medika Tambakan Subang, dr. Kristian Wijaya, MARS, FISQua, CHAE, menyambut hangat kolaborasi edukasi medis ini sebagai langkah nyata pelayanan kesehatan di Subang Selatan.

Sebagai pemateri utama, dr. Diah Rahmah, Sp.PD. memaparkan materi komprehensif mengenai bahaya tersembunyi dari obesitas sarkopenia.

"Banyak masyarakat belum menyadari bahwa penumpukan lemak tubuh yang tinggi sering kali beriringan dengan penurunan massa dan kekuatan otot. Kondisi ini memerlukan penanganan yang tepat melalui pola hidup aktif dan nutrisi seimbang," jelas dr. Diah di hadapan puluhan peserta.

Baca juga : Assyifa Peduli Gelar Khitan Massal Gratis untuk 50 Anak di Subang

Sesi penyuluhan berlangsung interaktif melalui tanya jawab hangat dan pembagian doorprize bagi peserta yang aktif.

*Skrining Komposisi Tubuh dan Fungsi Fisik*

Puncak kegiatan diisi dengan pemeriksaan kesehatan terpadu. Selain mengisi kuesioner profil kesehatan, peserta menjalani pengukuran komposisi tubuh secara presisi menggunakan alat Karada Scan untuk mengetahui persentase lemak, massa otot, serta lingkar perut.

Tak hanya itu, performa dan kekuatan fisik peserta diuji secara objektif menggunakan alat handgrip dynamometer untuk mengukur kekuatan genggaman tangan, serta tes kecepatan berjalan (6-meter walk test).

*Wujud Sinergitas Akademisi dan Layanan Kesehatan*

Baca juga : Yeni Nuraeni Dinilai Paling Pas Jabat Sekda Kabupaten Subang

Kegiatan PkM ini berjalan sukses berkat sinergi erat antara tim FK UPI (dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa), pengelola Klinik Mitra Medika Tambakan, serta komunitas Persadia Subang.

Melalui kolaborasi ini, masyarakat diharapkan makin terpacu untuk menerapkan pola hidup sehat, aktif berolahraga, dan konsisten menjaga kondisi komposisi tubuh demi kualitas hidup yang lebih baik. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal