LampuHijau.co.id - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Subang di bawah kepemimpinan Yeni Nuraeni, S.Sos., M.AP menunjukkan tren positif. Buktinya, penerimaan pajak naik meski di tengah ekonomi yang melambat.
Penerimaan pajak Triwulan I 2026 mencapai Rp125 miliar. Angka tersebut naik Rp23 miliar dibandingkan tahun lalu pada periode sama. Kenaikan penerimaan pajak ini ternyata tidak semudah membalikan telapak tangan.
Baca juga : Bapenda Subang Catat Penerimaan Pajak Triwulan I 2026 Capai Rp125 Miliar
Yeni Nuraeni, S.Sos., M.AP dan pegawainya harus peras otak, keringat dan hati agar wajib pajak taat bayar pajak. Mereka bergerak mengetuk hati nurani wajib pajak supaya berkontribusi bagi Kabupaten Subang.
"Tim yang kompak dan solid dibangun dengan kekeluargaan, sehingga bersama - sama secara humanis mendatangi wajib pajak," ucap Yeni Nuraeni, S.Sos., M.AP di kantornya, pada Kamis, 9 April 2026.
Baca juga : Maman Imanulhaq Hadiri Muscab PKB Subang dan Majalengka, Ini Pesannya!
Sentuhan yang humanis tersebut membut wajib pajak yang semula hendak menunda bayar pajak, akhirnya memutuskan segera bayar pajak. Padahal, tidak ada diskon pajak yang diberikan kepada wajib pajak tersebut.
"Kita tidak ada diskon pajak, tapi wajib pajak segera bayar pajak, sehingga penerimaan pajak naik di tengah perekonomian yang melambat," ujar mantan Kepala Disnakertrans ESDM Kabupaten Subang tersebut.
Baca juga : Tinjau Check Point, Kapolres Subang Pastikan Kesiapan Personel Layani Pemudik
Pihaknya optimis penerimaan pajak bisa sesuai target yang ditetapkan Rp565 miliar pada 2026. Karena, capaian penerimaan pajak Triwulan I 2026 sudah Rp125 miliar atau 22 persen dari target Rp565 miliar.
"Kami akan kerja keras agar penerimaan pajak bisa sesuai target Rp565 miliar. Untuk itu, wajib pajak agar taat bayar pajak. Karena, pajak untuk menopang roda pembangunan Kabupaten Subang," pungkasnya. (MGN)