29 Desa Berstatus Desa Wisata, Disparpora Subang Gaungkan Penerapan Sapta Pesona

Kepala Disparpora Kabupaten Subang Dra. Nenden Setiawati, M.Si di kantornya, Kabupaten Subang, Kamis, 9 April 2026. FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Kamis, 9 April 2026, 14:21 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang mencatat 29 desa berstatus desa wisata. Dengan status ini, masyarakat desa tersebut agar semakin menerapkan Sapta Pesona.

Kepala Disparpora Kabupaten Subang Dra. Nenden Setiawati, M.Si mengatakan untuk menjadi desa wisata perlu dibentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang dibentuk pemerintah desa (pemdes) setempat.

"Pokdarwis berperan penting dalam menggerakkan masyarakat untuk mengelola potensi wisata, menjaga kebersihan, dan mempromosikan produk lokal," ucapnya kepada awak media, Kamis, 9 April 2026.

Baca juga : Patroli Objek Wisata, Kapolsek Sagalaherang Polres Subang Pastikan Pengunjung Aman

Setelah dibentuk Pokdarwis dilanjutkan dengan berbagai tahapan lainnya hingga keluarkan surat keputusan (SK) Bupati Subang tentang penetapan Desa Wisata.

Saat desa sudah berstatus desa wisata, maka masyarakat harus sadar wisata. Karena, masyarakat yang sadar wisata merupakan kunci peningkatan kunjungan wisatawan melalui penerapan Sapta Pesona.

Sapta Pesona meliputi Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, dan Kenangan. "Penerapan Sapta Pesona agar wisatawan mendapatkan pengalaman positif yang memicu kunjungan ulang ke desa wisata tersebut," ujarnya.

Baca juga : Sukseskan OKL 2026, Polres Subang Akan Terjunkan 700 Personel

Satu dari 29 desa wisata di Kabupaten Subang yakni Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Di desa ini terdapat Lembur Pakuan, tempat tinggal Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Desa Sukasari sudah menjadi Desa Wisata bersama enam desa yang ada di sekitarnya. Kunjungan wisatawannya cukup banyak ke Desa Sukasari, karena adanya Lembur Pakuan," ucapnya.

Kata dia, banyaknya wisatawan berdampak pada perekonomian masyarakat sekitar, baik itu UMKM, maupun tukang ojek. Banyak dampak positif adanya Lembur Pakuan bagi Kabupaten Subang dan masyarakat.

Baca juga : 9 Tewas Akibat Pesta Miras, Polres Subang Amankan 4 Orang

Kepala Bidang Destinasi Wisata Disparpora Kabupaten Subang Agus Muslim mengatakan 400 UMKM mencari rezeki dari wisatawan yang berwisata ke Lembur Pakuan.

"Wisatawan ke Lembur Pakuan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kami sangat berterima kasih dengan adanya Lembur Pakuan di Kabupaten Subang," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal