LampuHijau.co.id - Kejaksaan Negeri Kota Tangerang melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) mengawal dan bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam melakukan penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA).
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh anak di Kota Tangerang terdata dalam sistem administrasi kependudukan tanpa terkecuali.
Kartu Identitas Anak (KIA) merupakan dokumen resmi kependudukan bagi anak usia 0 hingga kurang dari 17 tahun yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Baca juga : Kajari Kota Tangerang Muhammad Amin: Kawal KIA Guna Perkuat Legalitas Hukumnya
Keberadaan kartu ini setara dengan KTP bagi orang dewasa, yang berfungsi sebagai instrumen perlindungan hukum dan pemenuhan hak-hak anak.
Kepemilikan dokumen kependudukan dipandang sebagai pintu awal bagi anak untuk mendapatkan akses layanan publik secara optimal.
Tanpa administrasi yang jelas, anak berisiko terhambat dalam mengakses layanan pendidikan, layanan kesehatan, dan perlindungan sosial.
Baca juga : Kota Tangerang Musnahkan 1.128 Minuman Beralkohol di Tengah Ramadan
Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Kota Tangerang, Anak Agung Made Suarja Teja Buana mengatakan, Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Kota Tangerang berperan aktif mengawal Pemkot Tangerang dan memastikan proses pelayanan publik berjalan sesuai koridor hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Kami hadir untuk memperkuat pengawasan dan terus berkoordinasi dengan Disdukcapil. Tujuannya adalah melakukan pencegahan sejak dini serta memonitor proses administrasi guna mengantisipasi adanya kesalahan atau maladministrasi di lapangan," ujarnya, Senin (2/3/2026).
Teja menambahkan, sinergi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan setiap anak di Kota Tangerang tumbuh dengan rasa aman dan percaya diri.
Baca juga : Taraweh Keliling, Bupati Tangerang Merawat Tradisi Kepemimpinan
"Dengan administrasi yang tertib, pemerintah daerah dapat lebih mudah memetakan kebutuhan anak dan menyusun kebijakan yang tepat sasaran bagi generasi penerus," pungkasnya. (WAH)