Cirebon Akan Jadi Percontohan Pengembangan Inklusi Keuangan Syariah

Selasa, 17 Desember 2019, 17:48 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon mendukung Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan implementasi Keuangan Inklusif Berbasiskan Syariah di Pondok Pesantren KHAS Kempek, Kabupaten Cirebon. Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengatakan, Kabupaten Cirebon akan jadi percontohan pengembangan inklusi keuangan Syariah dari pembukaan tabungan emas clean and gold.

"Yang merupakan bagian dari pilot project pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah berbasis pondok pesantren," ucapnya, Selasa, 17 Desember 2019.

Pilot project pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah berbasiskan pondok pesantren terdiri dari beberapa kegiatan, meliputi Edukasi dan literasi keuangan Syariah. Kemudian, Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah dan pembiayaan Syariah lainnya; Pembukaan rekening Syariah; Program tabungan emas clean and gold; serta Pemberdayaan UMK Pesantren terkait halal value chain.

Baca juga : Ini Baru Keren, Jaya Ancol Raih Penghargaan World Branding Awards

Pimpinan Pondok Pesantren KH Mustofa Aqiel Siradj mengatakan, Pondok Pesantren KHAS Kempek pada prinsipnya mendukung serta mendorong implementasi peningkatan inklusi. "Serta literasi keuangan Syariah serta pemberdayaan ekonomi pesantren secara menyeluruh," ucapnya.

Pada kegiatan di Pondok Pesantren KHAS Kempek, juga dilaksanakan pemberian santunan santri yatim/kaum dhuafa dan beasiswa pendidikan santri dari pimpinan lembaga keuangan syariah. Yang meliputi BRI Syariah, Pegadaian Syariah, Jamkrindo Syariah, Askrindo Syariah, Ammana Fintek Syariah, Kerjasama.com. Selain itu, Pegadaian Syariah juga menyerahkan alat pengelola sampah plastik kepada pondok pesantren.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir mengatakan, pilot project pengembangan ekonomi dan keuangan Syariah berbasiskan pondok pesantren akan direplikasikan kepada 3.300 pesantren di Indonesia selama periode 2020-2024.

Baca juga : PNS Pemkab Majalengka Lakukan Penembakan Guna Melerai Keributan Massal

“Pada pilot project juga dibentuk Unit Layanan Keuangan Syariah yang terintegrasi di Pondok Pesantren, dalam rangka memberi layanan keuangan syariah bagi civitas pondok pesantren dan masyarakat sekitar pondok pesantren, terdiri dari layanan Perbankan Syariah, Pegadaian Syariah, dan Fintech Syariah," katanya.

Kemudian, katanya, peningkatan Standar Kompetensi Halal melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas produk halal pada UMK sekitar pondok pesantren menjadi salah satu fokus tujuan kegiatan yang akan berlangsung secara berkesinambungan.

Kegiatan pilot project merupakan implementasi dari Strategi Nasional Keuangan Inklusif berdasarkan Perpres No 82 Tahun 2016 yang diwujudkan melalui peningkatan akses masyarakat lintas kelompok termasuk pesantren sebagai upaya meningkatkan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal