LampuHijau.co.id - Polres Metro Tangerang Kota menggelar operasi keselamatan jaya 2026, Senin (2/2). Operasi ini bertujuan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar menjelang Ramadan hingga Lebaran nanti.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari mengatakan kegiatan ini digelar serentak oleh jajaran Polda Metro Jaya selama 14 hari ke depan.
“Dengan kegiatan operasi ini diharapkan masyarakat semakin disiplin dalam berlalu lintas sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna jalan,” ujarnya.
Kapolres menegaskan, pelaksanaan operasi tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga pendekatan edukatif dan humanis ke masyarakat pengguna jalan.
Kasat Lantas AKBP Nopta Histaris Suzan menambahkan guna mendukung efektivitas operasi ini, ia mengerahkan sejumlah personel di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan. Selain itu memaksimalkan penggunaan ETLE statis, ETLE mobile, dan drone patrol presisi.
Baca juga : Sepak Terjang Samapta Polres Tangkot Terabas Banjir Evakuasi Warga
Pada kesempatan ini, AKBP Nopta mengajak masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi keamanan bersama.
“Tertib berlalu lintas bukan hanya menghindari sanksi, tetapi lebih melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tutupnya.
Berikut beberapa jenis pelanggaran yang disasar Kepolisian selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2026 ;
-Melawan arus lalu lintas
-Pengendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM
Baca juga : Keamanan Tahun Baru, Polres Jakut Gelar Apel di Ecovention Ancol
-Melebihi batas kecepatan
-Menggunakan telepon genggam saat berkendara
-Mengemudi di bawah pengaruh alkohol
-Tidak menggunakan sabuk pengaman
- Penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tidak sesuai ketentuan
Baca juga : Operasi Pekat Jelang Nataru, Polresta Cirebon Sita 98 Botol Miras
- Pengendara motor tidak menggunakan helm berstandar SNI
- Penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot bising serta rotator ilegal. (WAH)