LampuHijau.co.id - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap baru saja meluncurkan program barunya, Lumbung Beras Wakaf (LBW) pada Rabu (14/12/2019) kemarin. Program ini sebagai pengadaan kebutuhan beras kemanusiaan baik untuk bencana juga bagi warga prasejahtera.
Meski beras dibagikan secara gratis, bukan berarti memiliki kualitas rendah. Untuk diketahui, beras yang diproduksi di LBW berkualitas premium. Dan ada dua merek beras dalam peluncuran LBW di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, yakni Beras Dermawan dan Beras untuk Santri Indonesia (BERISI).
Baca juga : Keterwakilan Perempuan Masih Minim di Lembaga Parlemen
Operations Manager Global Wakaf-ACT Pungki Martha Kusuma mengatakan, pihaknya kini tengah mempersiapkan packing masing-masing 10 ton beras untuk branding Beras Dermawan dan BERISI.
"Beras-beras inilah yang nanti akan kita maksimalkan untuk mendukung program Indonesia Dermawan dan BERISI," imbuhnya, Rabu (4/12) kemarin.
Baca juga : Berkedok Jual Tanaman Hias, Gubuk Mesum di Cempaka Pitih Dibongkar
Lantas, Beras Dermawan dibagikan kepada sekitar 1.000 penerima manfaat, saat peluncurkan LBW pada Kamis (5/12).
Varietas padi yang digunakan untuk beras-beras di LBW juga merupakan varietas terbaik dibanding varietas lainnya yang digunakan untuk daerah Blora. Mayoritas petani di Desa Jipang juga bertanam menggunakan varietas yang sama.
Baca juga : Bantuan Air Bersih ACT Basuh Kekeringan di Kabupaten Semarang
"Saat ini, varietas yang bagus adalah Padi Inpari 32. Saat ini, juga banyak masyarakat kami menggunakannya, hampir 95%. Di samping Padi Inpari 32, juga ada varietas-varietas lainnya,” ujar Ngadi, salah satu penanggung jawab LBW. (YUD)