LampuHijau.co.id - Dokter Maxi terus melangkahan kaki untuk membantu warga tidak mampu. Kali ini, dokter Maxi beri bantuan kepada Juleha (44), warga Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Jumat (23/01/2026).
Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Subang tersebut memberikan bantuan karena Juleha menderita infeksi pada bagian bola mata sebelah kanan. Penyakit ini akibat kelilipan saat Juleha naik sepeda motor.
Juleha tidak menyangka kalau kelilipan ini membuat kelopak mata sebelah kanan bengkak, sehingga kelopak mata tidak bisa membuka. Kondisi tersebut sudah cukup lama, sehingga menghalangi penglihatan.
Baca juga : Peduli Warga Subang, Dokter Maxi Beri Bantuan kepada Penderita Tumor
"Ibu Juleha sedang berobat ke dokter mata di RS PMC dan kelihatan ada perubahan sedikit. Dalam waktu dekat, ibu Juleha akan kontrol. Kita doakan bisa ditangani di RS PMC saja," ujar Dokter Maxi, kepada awak media.
Kata dokter Maxi, jika butuh rujukan ke rumah sakit yang lebih tinggi, maka pihaknya bersama Kades Anggasari, babinsa dan bhabinkamtibmas akan saling membantu untuk membawa Juleha ke RS Siloam.
Pemilik Apotek Happy Healthy Farma dan Klinik Happy Healthy, tersebut berharap Juleha terus semangat berobat karena masih ada potensi sembuh. "Terus semangat karena masih bisa sembuh," ujarnya.
Selain itu, Staf Ahli Bupati Subang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) ini pun berharap bantuan yang diberikannya dapat meringankan beban dan bermanfaat bagi Juleha dan keluarganya.
Sementara itu, Kades Anggasari Sukendi berterima kasih kepada dokter Maxi yang telah menjenguk dan memberi bantuan kepada warganya. "Terima kasih banyak kepada pak dokter Maxi," ucapnya.
Kehadiran dokter Maxi, kata dia, tentunya meringankan beban dan memberi semangat bagi Juleha dan keluarga. Pihaknya pun bersama babinsa dan bhabinkamtibmas akan terus mengawal sampai sembuh.
Baca juga : Eks Kadinkes Subang dr Maxi Beri Bantuan kepada Warga Binong Derita Saraf Kejepit
Selain itu, karena rumah Juleha pun tidak layak huni, maka pihaknya pun akan memperjuangkan untuk mendapatkan bantuan program bedah rutilahu. (MGN)