Banjir di Kosambi Timur Mulai Surut, Kades Hasan Siapkan Layanan Kesehatan

Lokasi Pengungsian Korban Banjir di Kosambi Timur. (IST)
Rabu, 14 Januari 2026, 16:41 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Banjir yang merendam delapan RW di Desa Kosambi Timur, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Rabu (14/1) berangsur angsur mulai surut dan warga telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan. 

Kepala Desa Kosambi Timur, Hasan Nudin melalui perangkatnya juga bekerja sama dengan puskesmas setempat menyediakan layanan kesehatan.

“Kami adakan pengobatan di semua titik, dibantu sekitar delapan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang,” kata Hasan.

Meski kondisi dinilai sudah relatif aman, Hasan berharap ada perhatian lebih ke depannya untuk pencegahan banjir, terutama perbaikan saluran air, irigasi, serta penertiban bangunan yang berdiri di atas aliran air.

Baca juga : Sambut Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Optimalisasikan Layanan Lost and Found

“Kami berharap ada orang-orang baik yang mau membantu memberi solusi, seperti pengadaan pompa, perbaikan saluran air, dan pembongkaran bangunan yang menghambat aliran air,” ujarnya.

Hasan menjelaskan sebelumnya banjir melanda RW 01, 02, 03, 05, 08, 011, dan 018 dan berdampak pada 2.300 jiwa Menurutnya, banjir kali ini tergolong cukup parah sehingga langkah awal yang dilakukan pemerintah desa adalah mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman.

“Penanganan pertama kami lakukan evakuasi dulu. Setelah itu kami data kebutuhan warga di lokasi pengungsian,” ujar Hasan pada wartawan, Rabu (14/1/2026).

Pemerintah desa kemudian mendirikan dapur umum di lima titik untuk memenuhi kebutuhan logistik warga terdampak. Selain itu, akibat pemadaman listrik selama hampir dua hari, pihak desa juga menyediakan genset di tiga titik pengungsian.

Baca juga : Sambut Nataru, KAI Daop 3 Cirebon Lakukan Treatmen Peningkatan Keselamatan

“Kami sampai membeli genset karena listrik mati hampir dua hari. Dapur umum tetap harus berjalan,” ucapnya.

Hasan Nudin menjelaskan, banjir disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi serta posisi Desa Kosambi Timur yang berada di wilayah hilir. Air kiriman dari sejumlah wilayah hulu, seperti kawasan Bandara Soekarno-Hatta dan desa-desa sekitar seperti Belimbing dan Cengklong, mengalir dan bermuara di Kosambi Timur.

“Setiap tahun kami memang terdampak. Air dari hulu semuanya jatuh ke wilayah kami,” jelasnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BAGUNA) Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, Ria Nurhijriah Bersama Kedua Rekannya Gita Swantika dan Lisiawati lase , menyampaikan bahwa pihaknya turut menyalurkan bantuan Kepada warga Desa Kosambi Timur yang Menjadi korban banjir.

Baca juga : Pemda Kabupaten Subang Akan Terus Perbaiki Layanan dan Keterbukaan Publik

“Baguna sudah turun langsung ke desa. Bantuan yang diberikan antara lain 50 dus mi instan, air bersih, air mineral, serta beras,” ungkap Ria.

Selain itu, setiap pos pengungsian juga menerima bantuan dana sebesar Rp1 juta untuk kebutuhan dapur umum, seperti pembelian cabai dan bawang. Total bantuan beras yang disalurkan mencapai hampir enam kuintal. (WAH)

 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal