Tim Kesehatan UPI Berikan Trauma Healing untuk Korban Banjir Bandang Sumut

Tim Kesehatan UPI memberikan Program trauma healing bagi anak-anak dan orang tua terdampak banjir di Desa Lalang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat (19/12/2025). FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Sabtu, 20 Desember 2025, 08:23 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Dalam rangka memulihkan psikologis warga korban banjir khususnya anak-anak, Tim Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memberikan Program trauma healing bagi anak-anak dan orang tua terdampak banjir di Desa Lalang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jum'at (19/12/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim dosen Bimbingan dan Konseling UPI Bandung melalui pendekatan Adventure Based Counseling.

Ketua Tim kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia, dr.Pipit Pitriani M.kes, Ph.D, mengungkapkan Kegiatan ini memanfaatkan berbagai permainan kreatif seperti ular tangga raksasa, susun balok, dan permainan kolaboratif untuk memulihkan emosi, meningkatkan keberanian, dan membangun kembali rasa aman.

"Alhamdulillah kegiatan trauma healing ini sangat menarik terlihat anak-anak begitu ceria," katanya.

Baca juga : Posko Medis UPI Beri Intervensi Nyeri dan Sembako untuk Korban Manjur Sumut

Dalam giat trauma healing tersebut, terlihat Kehangatan, tawa, dan kerjasama yang terbangun dalam permainan menjadi jalan pemulihan kolektif bagi para penyintas.

"Dengan sinergi perguruan tinggi, warga, dan perangkat desa, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata pemulihan pascabencana dan penguatan komunitas menuju desa yang tangguh dan sejahtera," ucapnya.

Lanjut Pipit, intervensi sosial-emosional ini sejalan dengan komitmen pencapaian SDGs, khususnya:

SDG 3 (Good Health and Well-Being): mempromosikan kesehatan mental dan kesejahteraan psikososial pascabencana;

Baca juga : Walkot Tangerang Lepas Bantuan dari Masyarakat Untuk Korban Bencana Aceh-Sumut dan Sumbar

SDG 4 (Quality Education): memberikan pengalaman belajar sosial-emosional melalui metode bermain dan pembelajaran berbasis pengalaman;

SDG 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions): memperkuat ketahanan sosial, kohesi komunitas, serta membangun budaya damai pascatrauma.

Tak hanya itu, Program trauma healing ini juga sejalan dengan tujuan SDGs, khususnya:

Goal 3: Good Health and Well-being (Kesehatan dan Kesejahteraan) mendukung pemulihan kesehatan mental masyarakat terdampak.

Baca juga : IDI Subang Beri Bantuan kepada Warga Terdampak Bencana Banjir di Desa Mayang

Goal 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) memberikan edukasi psikologis dan keterampilan coping bagi warga.

Goal 11: Sustainable Cities and Communities (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat terhadap risiko bencana.

Pipit menambahkan, Kegiatan trauma healing bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Langkat sukses dilaksanakan oleh dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling UPI Bandung. Semoga kegiatan ini bisa memulihkan psikologis para korban banjir bandang Sumut.

"Dalam sesi ini, ibu-ibu dan anak-anak mengikuti permainan ringan, relaksasi, serta konseling singkat untuk memulihkan emosi pascabencana," pungkasnya. (rls)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal