Dukung Swasembada Pangan, Polresta Cirebon Panen Jagung di Tegalkarang

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H saat panen jagung di Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kemarin. FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Selasa, 9 Desember 2025, 10:42 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Polresta Cirebon melaksanakan panen jagung dalam rangka mendukung swasembada pangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Tegalkarang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H, mengatakan, panen jagung kali ini dilaksanakan setelah ditanam tiga bulan lalu.

Pihaknya mengakui, program ketahanan pangan tersebut merupakan optimisme pemerintah sehingga jagung pipil untuk konsumsi pakan ternak tidak perlu bergantung dari negara lain.

Baca juga : Razia Pekat Jelang Nataru, Polresta Cirebon Sita 136 Botol Miras

"Saya mengajak seluruh masyarakat yang punya lahan untuk menanam jagung Pipil. Untuk penjualan itu banyak yang menerima jadi tidak usah khawatir harganya tidak akan jatuh dan jagung pipil ditaruh lama pun tidak akan masalah," katanya.

Ia mendorong pemerintah daerah turut membantu program tersebut melalui penyediaan pupuk dan peralatan yang memang dibutuhkan untuk bisa lebih efektif.

Pihaknya pun menyampaikan terimakasih atas dedikasi dan partisipasi semua elemen dalam pelaksanaan program tersebut.

Baca juga : Wujudkan Nataru Aman, Kapolsek Pagaden Polres Subang Gelar Silaturahmi Kamtibmas di Kecamatan Cipunagara

"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dan institusi Polri di seluruh Indonesia untuk meningkatkan ketahanan pangan. Polri berperan aktif dalam mendukung sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, untuk mencapai kedaulatan pangan," ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Kabupaten Cirebon Deni Murcahya, S.T., M.Si., mengakui tahun ini ini Presiden RI telah menetapkan 3 swasembada, yakni Padi, jagung dan Gula. Diharapkan program swasembada pangan tersebut berjalan secara berkelanjutan sesuai cita - cita Presiden Prabowo.

"Untuk pemasaran jagung Pipil kita sudah menjamin dengan harga Rp. 6.500 per kg setelah di pipil mungkin untuk tahun 2026 ini setelah SPPG lengkap semua kita pasti kekurangan pangan untuk MBG oleh karena itu hasil jagung pipil ini berguna untuk pakan ternak yang bisa mendukung Program Pemerintah secara berkesinambungan," jelasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal