LampuHijau.co.id - Pengelola objek wisata di wilayah selatan Kabupaten Subang disarankan menyiapkan kantong parkir untuk mencegah kemacetan lalu lintas akibat membludaknya wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Hal tersebut disampaikan Kapolda Jawa Barat Irjen (Pol) Rudi Setiawan di sela-sela mengunjungi Pos Pelayanan (Posyan) Ciater SPA Polres Subang di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Selasa (02/12/2025).
Mantan Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jawa Barat dan Koorsprimpim Polda Jawa Barat AKBP Galih Wardani.
Kapolda Jawa Barat disambut Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono, Pejabat Utama (PJU) Polres Subang, sejumlah pejabat lainnya serta pengelola objek wisata.
Di Posyan Ciater SPA, Kapolda Jawa Barat mendengarkan pemaparan dari Kapolres Subang terkait persiapan pengamanan libur Nataru. Selain itu, ia serahkan sembako kepada sejumlah personel lintas instansi.
Menurutnya, jalur selatan Kabupaten Subang harus benar-benar diantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas, karena banyak objek wisata. "Tempat wisata agar menyiapkan kantong parkir," ucap Kapolda Jawa Barat.
Baca juga : Waspada Keracunan MBG! Dari 44 SPPG di Kabupaten Subang, Baru 3 Kantongi SLHS
Selain jalur selatan, tambahnya, antisipasi kemacetan lalu lintas pun di jalur tengah dan utara Kabupaten Subang. Di jalur tengah di rest area Tol Cipali, sedangkan jalur utara di Pasar Sukamandi dan Jembatan Sewoharjo.
Polres Subang bersama Polsek jajaran telah menyiapkan personel untuk kelancaran libur Nataru. "Dari kita (Polri) disiapkan 500 personel, tetapi bila ada kekurangan dari Polda Jawa Barat siap backup," ujarnya.
Selain antisipasi kemacetan lalu lintas, Kapolda Jawa Barat mengingatkan Polres Subang untuk antisipasi terjadinya aksi kriminalitas. "Kriminalitas agar diantisipasi terutama malam hari," ujarnya.
Kapolda Jawa Barat berharap kolaborasi semua pihak agar libur Nataru berjalan aman, nyaman dan kondusif. "Polisi tidak bisa kerja sendirian, harus dapat dukungan dari semua pihak," pungkas Kapolda Jawa Barat. (MGN)