LampuHijau.co.id - Kabupaten Subang masuk musim penghujan disertai angin kencang sehingga stakeholder dan masyarakat harus tingkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam.
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi hadir dan memberi amanat dalam Apel Siaga Tanggap Darurat Bencana di Alun-alun Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (05/11/2025).
Kata dia, curah hujan tinggi di dataran rendah memicu banjir dan genangan yang ganggu aktivitas warga, sementara di perbukitan beresiko menimbulkan longsor yang membahayakan keselamatan.
"Selain itu angin kencang di kawasan pantai dapat menyebabkan pohon tumbang maka dari itu kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana harus semakin kita tingkatkan," ucapnya.
Baca juga : Lantik 162 Pejabat, Bupati Subang: ASN Harus Tanggapi Aduan Masyarakat
Ia juga mengingatkan penanganan dan kewaspadaan bencana tidak hanya tanggung jawab pemerintah namun juga merupakan tanggung jawab masyarakat yang harus turut waspada agar penanganan bencana dilaksanan dengan tepat dan cepat.
"Menghadapi tantangan (potensi bencana) tersebut cepat dan tepat adalah faktor utama keberhasilan. Perkuat sinergi antar instansi termasuk masyarakat agar penanganan bencana terpadu dan efektif," ujarnya.
Baca juga : Rayakan World Clean Up Day, Telkom dan Pandawara Angkat Sampah dari Sungai Cioray
Kang Akur, sapaannya berkomitmen pemerintah akan terus hadir di masa sulit dengan terus mengupayakan persiapan yang matang agar dapat melindungi keselamatan masyarakat dan menjaga keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Subang. (MGN)