Dukung Ketahanan Pangan, Polresta Cirebon dan Pemkab Tanam Jagung di Lahan 404 Ha

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H pimpin tanam jagung di Desa Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Rabu (08/10/2025). FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Rabu, 8 Oktober 2025, 18:50 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Polresta Cirebon bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon dengan melaksanakan penanaman jagung pipil di Desa Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Rabu (08/10/2025).

‎Program tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara aparat kepolisian dan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian, ketahanan pangan sekaligus mendorong perekonomian masyarakat sekitar.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan penanaman jagung pipil ini merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

‎“Kami ingin mengajak seluruh warga masyarakat dan instansi terkait untuk bersama-sama menggelorakan penanaman jagung pipil. Mari manfaatkan lahan-lahan yang saat ini masih belum ditanami,” ungkapnya.

Baca juga : Dukung Swasembada Pangan, Kapolda Jabar Pimpin Tanam Jagung Serentak di Lahan 207 Hektar dan Resmikan 2 Gudang

Ia mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi Polresta Cirebon dengan Dinas Pertanian, masih terdapat sekitar 350 hektare lahan tidur di Kabupaten Cirebon yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Ke depan, pihaknya bersama Forkopimda akan berupaya memaksimalkan potensi lahan tersebut agar bisa ditanami jagung pipil. ‎

“Kami akan kejar target ini bersama-sama agar ketahanan pangan, terutama jagung pipil, bisa semakin meningkat. Harapannya, Cirebon bisa mencapai swasembada jagung pipil,” jelasnya.

Pihaknya mengakui harga jagung pipil di pasaran saat ini relatif stabil. Berdasarkan data dari Bulog, harga jagung pipil dengan kadar air 14 persen berada di kisaran Rp6.500 per kilogram.

Baca juga : Sapa Warga, Walikota Cirebon Sampaikan Capaian Pembangunan Jalan Lingkungan

Harga yang cukup menjanjikan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi petani untuk menanam jagung secara berkelanjutan.

Sementara itu, ‎Bupati Cirebon, H. Imron, mengapresiasi penuh langkah Polresta Cirebon yang ikut turun tangan dalam mendukung program ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, kegiatan penanaman jagung pipil ini bukan hanya membantu petani, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menjaga kestabilan pangan di Kabupaten Cirebon.

‎“Kegiatan ini kami menanam jagung yang diadakan oleh Ibu Kapolresta Cirebon, tempatnya di Desa Getrakmoyan, Kecamatan Pangenan. Kami sebagai pemerintah daerah bersama masyarakat mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi program dari Ibu Kapolresta untuk ketahanan pangan ini,” ujarnya.

Baca juga : Lindungi Generasi Muda, Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Botol Miras

‎Ia menjelaskan, sejauh ini program ketahanan pangan berbasis jagung sudah berjalan baik. Dari kuartal pertama hingga ketiga tahun 2025, luas lahan tanam jagung di Kabupaten Cirebon telah mencapai 404 hektare, sementara pada kuartal keempat baru terealisasi 2 hektare.

‎Imron menilai, langkah-langkah seperti ini dapat memberikan efek positif bagi masyarakat, terutama bagi petani. Dengan adanya program penanaman jagung pipil, petani memiliki peluang untuk meningkatkan hasil produksi sekaligus menambah pendapatan.

‎“Dengan adanya program ini otomatis petani akan lebih produktif. Selain hasil pertanian meningkat, lahan pertanian juga terlindungi, dan efeknya terhadap ekonomi masyarakat akan ikut tumbuh,” pungkasnya. (MGN) ‎

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal