TNI Kuasai Markas OPM Purom Okiman Wenda, Pelaku Serangan ke Tito Karnavian

Senjata dan barang bukti yang diamankan TNI dari markas OPM pimpinan Purom Okiman Wenda. (Foto: ist)
Selasa, 7 Oktober 2025, 21:11 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Satgas Rajawali III beserta Pasukan TNI di bawah kendali Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, berhasil menguasai markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) pimpinan Purom Okan Wenda. Dia merupakan otak di balik serangan terhadap Tito Karnavian, saat menjabat sebagai Kapolda Papua pada tahun 2012.

Dari dalam markas OPM tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu pucuk senapan angin, alat bidik trijicon, NVG, empat butir munisi, enam handy talky, enam telepon genggam, serta kartu tanda anggota TPN-PB atas nama Purom Wonerengga alias Purom Okiman Wenda.

Tak hanya itu, ditemukan pula dokumen berisi permintaan dana sebesar Rp 50 juta kepada pekerja proyek pengaspalan Jalan Balingga–Tiom, yang disertai ancaman kekerasan.

Baca juga : Polsek Sagalaherang Polres Subang Gercep Amankan Pelaku Percobaan Pencurian Mobil

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa kelompok OPM bukan hanya melakukan aksi teror, tetapi juga menjadi penghambat utama pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Papua Pegunungan.

Merespons pengungkapan ini, Kepala Suku Desa Ninabua Distrik Kagoya, Yakob Kogoya Distrik Yiginua, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Satgas Rajawali III dan pasukan TNI lainnya, yang telah menguasai markas kelompok OPM pimpinan Purom Okiman Wenda, yang terkenal sangat kejam terhadap masyarakat Papua.

“Mewakili masyarakat desa, kami ucapkan banyak terimaksih kepada Satgas Rajawali III serta Kogabwilhan III yang dapat menguasai markas OPM Purom Okiman Wenda. Mereka (OPM) sangat kejam kepada kami,” kata Yakob kepada wartawan, Rabu, (7/10/2025).

Baca juga : Resmi Dibuka di Desa Mundusari, LPK Ayu Wang Wei Siap Cetak SDM Berkualitas

Purom Okiman Wenda beserta anak buahnya, lanjut Yakob, sering meneror warga dan merampas hasil jerih payah mereka. Kehadiran pasukan TNI di bawah kendali Kogabwilhan III, memberikan rasa aman dan harapan baru bagi masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, khususnya Desa Ninabua.

Hal senada diungkapkan tokoh Pemuda Lanny Jaya, Alinus Wenda. Ia menuturkan, hidup dan kehidupan masyarakat selama ini penuh dengan kecemasan, akibat tindakan brutal kelompok Purom.

“Kami sering dipaksa memberikan makanan dan uang. Mereka tidak segan menodongkan senjata jika kami, masyarakat biasa ini, menolak permintaan mereka,” kata Alinus.

Baca juga : Kadinkes Subang Jenguk Sekaligus Beri Bantuan kepada Penderita Kaki Bengkak

“Dengan hadirnya TNI saat ini, kami yakin, hidup dan kehidupan masyarakat akan aman, damai, seperti mimpi-impian kami selama ini,” imbuhnya.

Keberhasilan TNI menguasai dan mengamankan markas kelompok separatis ini, bukan hanya keunggulan taktis militer, tetapi juga simbol hadirnya negara dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat Papua.

Langkah ini diharapkan dapat memutus rantai teror yang selama ini menghambat aktivitas warga dan pembangunan di wilayah pegunungan Papua.

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal