Viral Tak Punya Beras, BAZNAS Ringankan Beban Zahra yang Kelaparan

Senin, 25 Nopember 2019, 08:35 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Tim Layanan Aktif BAZNAS bergerak cepat mendistribusikan bantuan untuk Zahra Amelia Putri, Sabtu (23/11/2019). Zahra adalah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sempat viral karena menahan lapar selama 2 hari, di Desa Cibetok, Kecamatan Gunung, Tangerang, Banten.

Sebelumnya, Zahra harus menahan lapar karena tidak ada makanan sedikitpun di rumahnya imbas dari keterbatasan ekonomi keluarganya. Zahra hanya tinggal berdua bersama ayahnya, Ahmad Yani yang tidak bisa lagi bekerja, karena mengalami penyakit TB Tulang yang dideritanya sejak 2010. Untuk biaya hidup sehari-hari, Ahmad hanya mengandalkan belas kasih dari para tetangga dan saudara-saudaranya.

Baca juga : Kategori Non BUMD, BAZNAS Raih Penghargaan Padmamitra Award

Atas kondisi ini, BAZNAS memberikan bantuan berupa paket sembako yang terdiri dari minyak, gula, susu, mi instan. Dan juga paket Hygent Kit berupa sabun mandi, sabun cuci, serta pasta gigi. Selain itu, BAZNAS juga menyalurkan bantuan uang tunai untuk operasional kesehatan ayah Zahra.

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Irfan Syauqi Beik mengatakan, telah memerintahkan jajarannya untuk berkomitmen merespons secara cepat terkait peristiwa kemanusiaan seperti yang dialami oleh Zahra.

Baca juga : Kajian Indeks Kesejahteraan BAZNAS, Penyaluran Zakat Tingkatkan Kesejahteraan Mustahik

“Layanan Aktif BAZNAS ini pada dasarnya adalah lembaga program yang didesain  khusus untuk melayani kondisi kegawatdaruratan mustahik. Karena itu, kecepatan respons dan akurasi pemberian bantuan menjadi kunci efektivitas penanganan persoalan mustahik, agar kondisi kegawatdaruratan mustahik bisa diatasi dengan baik,” katanya.

Irfan berharap, bantuan LAB dapat membantu meringankan beban Zahra dan keluarga, baik terkait dengan pemenuhan kebutuhan pangan maupun terkait dengan proses penyembuhan kondisi kesehatan ayahanda Zahra.

Baca juga : Hadiri Syukuran 2 Tahun Pimpin Jakarta, Anies: Keberhasilan Syukuri, Kekurangan Perbaiki, Galang Kekuatan

“Ke depan, kita akan terus perbesar peran LAB dan replikasi LAB. Saat ini, sudah berjalan di 6 provinsi. Kami berharap, sampai Desember 2019 LAB bisa direplikasi 8 provinsi, dan tahun depan bisa seluruh atau sekurang-kurangnya 80% provinsi telah memiliki LAB,” jelasnya. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal