Cegah Tawuran di Subang, Eni Garyani Ajak Orangtua Awasi Anak

Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Fraksi PDI Perjuangan, Eni Garyani. FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Kamis, 18 September 2025, 08:36 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Tawuran antar remaja yang terjadi di Jalan Pantura Subang hingga menimbulkan korban jiwa dan enam orang terlibat dalam masalah hukum harus menjadi pelajaran berharga bagi orangtua untuk lebih mengawasi anak.

Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Kabupaten Subang dari Fraksi PDI Perjuangan, Eni Garyani saat dimintai tanggapannya terkait tawuran maut di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Baca juga : Tawuran Konten Tewaskan Satu Remaja di Pantura Subang, 11 Pelaku Diringkus Polisi

Eni Garyani sangat menyayangkan dengan terjadinya tawuran antar remaja yang umumnya pelajar pada Jumat, 12 September 2025, pukul 23.00 wib, yang menimbulkan satu orang wafat dan satu alami luka berat.

Di tengah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menerapkan aturan mulai pukul 21.00 hingga 04.00 WIB, pelajar dilarang berada di luar rumah, malah mereka janjian untuk tawuran sehingga terjadinya tawuran maut tersebut.

Baca juga : Bupati Subang Janji Naikkan Tunjangan Guru dan Guru Ngaji

"Kejadian ini harus jadi pelajaran bagi semua supaya tidak terjadi kembali di kemudian hari di wilayah Kabupaten Subang. Untuk itu orangtua harus lebih mengawasi anaknya agar tidak terlibat tawuran," ucapnya.

Orangtua jika membiarkan anaknya keluyuran malam hari, kejadian serupa berpotensi terulang di kemudian hari. Hal ini tentunya bakal merepotkan orangtua, karena akan terjadi lagi anak berurusan dengan hukum.

Baca juga : Keuangan Daerah Masih Aman, Bupati Subang Pastikan tidak Naikkan PBB

"Mari bersama-sama eduksi anak bahwa tawuran tidak ada untungnya, yang ada malah bisa berurusan dengan hukum, dan dapat menimbulkan korban jiwa. Isi waktu dengan kegiatan yang positif," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal