PT SHSJ Siapkan Layanan Pengelolaan Limbah B3 di Subang

Direktur Utama PT SHSJ, Yogi Permana, saat mengenalkan pabriknya kepada awak media di Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, Senin (15/09/2025). FOTO: MANGUN WIJAYA/LAMPU HIJAU
Senin, 15 September 2025, 21:43 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - PT Subang Harapan Sejahtera Jaya (SHSJ), perusahaan bergerak di bidang pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dan non B3 berdiri untuk menyelamatkan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT SHSJ, Yogi Permana, saat mengenalkan pabriknya kepada awak media di Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, pada Senin, 15 September 2025.

Yogi Permana menjelaskan limbah B3 sangat berbahaya bagi lingkungan dan masyarakat bila tidak dikelola dengan baik. Makanya, didirikan PT SHSJ untuk mengelola limbah B3 dan non B3 di Kabupaten Subang.

Baca juga : Ratusan Mahasiswa Pendukung Affan Kurniawan Demo Mapolres Subang

"Kita berharap dengan hadirnya perusahaan ini tidak ada perusahaan buang limbah B3 ke sungai, karena dampak negatif limbah B3 sangat berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat," ucapnya.

Pihaknya yakini hadirnya beberapa kawasan industri bakal banyak industri membutuhkan pengelolaan limbah B3, sehingga PT SHSJ siap untuk membantu industri dalam pengelolaan limbah B3 dan non B3.

PT SHSJ mengantongi persetujuan teknis serta rancangan kerangka acuan analisis dampak lingkungan hidup (RKA Amdal). "Saat ini menunggu pengesahan amdal serta SLO (Sertifikat Laik Operasi)," ucapnya.

Baca juga : Polresta Cirebon Amankan Empat Pengedar Ganja di Sumber dan Harjamukti

Kata dia, sambil menunggu SLO, PT SHSJ telah merekrut 30 karyawan untuk belajar tata kelola pengelolaan limbah B3 di pabriknya di Bekasi. Tujuannya, karyawan paham tentang pengelolaan limbah B3.

Setelah pengelolaan limbah B3 beroperasi, perusahaan akan merekrut tenaga kerja secara bertahap hingga sekitar 1.000 orang yang didominasi kaum laki-laki, dan 30 persennya dari kaum perempuan.

"Kami juga akan memprioritaskan tenaga kerja lokal, agar kehadiran perusahaan ini dirasakan oleh masyarakat sekitar. Selain itu, perusahaan ini pun akan menyumbangkan PAD bagi pemerintah daerah," ucapnya.

Baca juga : Cegah Kelaparan, BAZNAS Siapkan 55 Ribu Paket Bantuan Pangan bagi Warga Palestina

Yogi memastikan pengelolaan limbah oleh perusahaannya aman untuk lingkungan dan masyarakat. "Kita bukan pembuang limbah, tapi pengelola limbah, jadi aman bagi lingkungan dan masyarakat," ujarnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal