LampuHijau.co.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama masyarakat serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Kamis (4/09), menggelar istigosah sebagai ikhtiar mendoakan keselamatan bangsa dan negara, serta wilayah.
Kegiatan yang digelar di Masjid Agung Al-Amjad, Puspemkab Tangerang ini dihadiri Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Tangerang.
Baca juga : Tiga Pilar Kabupaten Tangerang Sepakat Jaga Kondusifitas
“Salah satu kewajiban kita sebagai pemerintah daerah bersama Forkopimda adalah hadir dan berikhtiar melalui doa. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat yang senantiasa menjaga kedamaian, keamanan, dan persatuan di daerah kita tercinta,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa dalam situasi yang penuh tantangan, semua pihak harus bijak dalam bertutur kata maupun bersikap. Menurutnya, masyarakat telah banyak berkontribusi terhadap pembangunan di Kabupaten Tangerang, sehingga pemerintah daerah bersama DPRD wajib memberikan pelayanan terbaik dan tidak pernah lelah mengabdi.
“Mari kita sampaikan hal-hal yang baik kepada masyarakat, karena mereka sudah banyak berkontribusi dalam pembangunan. Giliran kita yang memberikan yang terbaik untuk mereka,” tambahnya.
Baca juga : Pemda Kabupaten Subang Terbuka dengan Kritik, Saran dan Aspirasi dari Masyarakat
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekhilafan baik dari Pemerintah Daerah maupun DPRD dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang. Insyaallah, dengan keikhlasan dan kebersamaan, kita akan terus membangun Kabupaten Tangerang menjadi lebih Gemilang,” tutupnya.
Kegiatan istigosah ini juga dihadiri oleh seluruh ASN, para tokoh agama, ulama, pimpinan organisasi masyarakat, serta masyarakat umum yang memenuhi Masjid Agung Al-Amjad. (WAH)