Ega Anjani Reynaldy Ajak Pelajar Subang Jadikan Literasi Sebagai Gaya Hidup

Bunda Literasi Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, S.IP., didampingi Wakil Ketua TP PKK Ega Agustine Rosyadi S.Kep., Ners., M.Kep dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Subang, Hj. Yeni Nuraeni, S.Sos., M.AP saat menghadiri kegiatan DBMS di SMKN 1 Subang, Jawa Barat, pada Kamis (21/8/2025). FOTO: ISTIMEWA/LAMPU HIJAU
Kamis, 21 Agustus 2025, 20:43 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Bunda Literasi Kabupaten Subang, Ega Anjani Reynaldy, S.IP., didampingi Wakil Ketua TP PKK Ega Agustine Rosyadi S.Kep., Ners., M.Kep., menghadiri kegiatan Duta Baca Masuk Sekolah (DBMS) di SMKN 1 Subang, Jawa Barat, pada Kamis (21/8/2025).

Kegiatan yang digagas Perpustakaan Nasional RI bekerja sama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Subang ini menghadirkan Duta Baca Indonesia, Herri Hendrayana Haris atau yang lebih dikenal dengan nama Gol A Gong.

Kepala SMKN 1 Subang, Deden Suryanto, M.Pd., menyampaikan bahwa DBMS menjadi wadah positif untuk membangun semangat siswa dalam menumbuhkan kecintaan pada membaca.

Baca juga : Anggota DPRD Subang Eni Garyani Serap Aspirasi Warga Kelurahan Dangdeur

“Ini untuk mengedukasi dan memotivasi mereka agar mencintai buku, sehingga tumbuh literasi yang baik dan melahirkan sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Subang, Hj. Yeni Nuraeni, S.Sos., M.AP., menambahkan bahwa DBMS dirancang untuk mentrigger anak-anak agar mencintai literasi sejak dini.

Menurutnya, literasi adalah modal penting generasi muda untuk menyongsong masa depan yang lebih baik. “Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi siswa untuk menumbuhkan literasi, sehingga mereka bisa maju dan bersaing dengan bangsa lain,” ungkapnya.

Baca juga : Cegah Tawuran, Polsek Pagaden Polres Subang Sikat Miras dan Knalpot Brong

Dalam sambutannya, Bunda Literasi Ega Anjani Reynaldy menekankan bahwa DBMS 2025 bukan sekadar memperkenalkan buku, tetapi membangkitkan semangat membaca, berkarya, dan menjadikan literasi sebagai gaya hidup pelajar masa kini.

“Peran Duta Baca sangat penting, salah satunya untuk menginspirasi agar tidak takut membaca, tidak malu bertanya, dan tidak berhenti belajar,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa program ini tidak boleh berhenti pada seremonial, melainkan menjadi gerakan nyata yang mengubah sekolah menjadi ruang lahirnya penulis hebat, pembaca kritis, dan pemikiran muda yang segar.

Baca juga : Dukung Dunia Pendidikan, KAI Ajak Siswa Belajar di Rail Library

“Dengan kolaborasi luar biasa ini, kita berharap akan lahir Duta Baca masa depan dari Kabupaten Subang yang mampu membanggakan Indonesia,” pungkasnya. (MGN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal