LampuHijau.co.id - Warga Blok Karangmekar, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Subang, menggelar doa bersama dan tabur bunga di pemakaman Dunguswiru, Jumat (15/08/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara peringatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia (RI) yang digagas oleh kepanitiaan pemuda-pemudi di lingkungan Blok Karangmekar RW 21 Kelurahan Cigadung.
"Sengaja kami menggelar acara doa bersama dan tabur bunga ini di makam Dunguswiru, bukan berarti tidak menghormati jasa pahlawan nasional, melainkan ini adalah bentuk penghormatan kami kepada leluhur yang telah membangun lingkungan kami semasa hidupnya di Blok Karangmekar RW 21 Kelurahan Cigadung," ujar Kang Ustad Ma'mun, selalu motor penggerak kepanitiaan dalam rangkaian acara HUT ke-80 RI di Blok Karangmekar, dalam rilisnya.
Baca juga : Polresta Cirebon Gelar Doa Bersama untuk Korban Longsor Gunung Kuda
Lebih lanjut Ustad Ma'mun yang merupakan anak didik dari RM. Evi Silviadi. SB. Raja Lembaga Adat Karatwan Galuh Pakuan tersebut mengatakan bahwa sebelumnya juga telah diadakan rangkaian acara lain dalam memperingati HUT ke-80 RI di Blok Karangmekar.
"Rangkaian acara telah digelar yang diawali dengan hal-hal positif seperti, potong rambut gratis bagi warga, pengajian bersama di mesjid Nurul Iman, pawai obor dan hari ini ziarah kubur dan tabur Bunga ke makam Dunguswiru," tuturnya.
Makna dari kegiatan ini sendiri, kata Ustad Ma'mun yaitu nilai positif kebersamaan ada dalam setiap kegiatannya di momen HUT RI dan harapannya semoga menjadi contoh bagi yang lain.
Baca juga : Kapolsek Sagalaherang Gelar Syukuran Naik Pangkat di Taman Wisata Tirta Alam Subang
"Kebersamaan para pengurus lingkungan dan warga serta didukung pula oleh beberapa para pengurus dewan kemakmuran mesjid (DKM) yang ada di lingkungan Kelurahan Cigadung, seperti Ustad Rohmat dan Ustad Ujang selaku tokoh agama di RW 08, menjadikan kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses," imbuhnya.
Ustad Ma'mun pun berharap, rangkaian kegiatan ini selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi generasi penerus tentang perjuangan para pahlawan dan pentingnya mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.
"Kegiatan ini memang sengaja berbeda dari tahun sebelumnya, generasi penerus di lingkungan kami harus ingat tentang leluhurnya, orang tua, kakek dan buyutnya adalah pahlawan sebenarnya, maka patut untuk kita sematkan hormat setinggi-tingginya kepada mereka selain dari hormat kepada para pahlawan nasional dalam membela kemerdekaan republik ini," pungkasnya. (rls)