Gegara Renovasi Nggak Kelar, Ratusan Siswa Batal Bersekolah Gratis di Tangsel

Renovasi Sekolah Rakyat di Tangsel Belum Rampung. (WAH)
Kamis, 31 Juli 2025, 12:06 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Belum rampungnya proses pekerjaan renovasi bangunan Sekolah Rakyat Menengah Atas 33 Kota Tangerang Selatan, membatalkan mimpi ratusan peserta didik calon siswa di sekolah itu. Saat ini terlihat sejumlah pekerja bangunan masih melakukan berbagai pekerjaan sipil pada beberapa area gedung sekolah. 

Pelaksana tugas Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Dicky Hardiana menyatakan batalnya kegiatan pembukaan sekolah rakyat di Tangsel tersebut sebab proses renovasi bangunan yang dilakukan pihak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI belum selesai.

"Iya batal (beroperasi) pada Juli ini, jadi kita menunggu semua informasi dari Kemensos," ujar dia dari rekaman suara yang diterima Kamis 31 Juli 2025.

Baca juga : Pengamat Ingatkan Soal Jabatan Sekda Definitif di Banten Rawan Intervensi

Dia memastikan jika renovasi dan pekerjaan fasilitas program sekolah rakyat di Banten itu masih proses renovasi oleh Kementerian PU. Untuk itu, Pemprov Banten tidak dapat memastikan waktu pasti pembukaan sekolah rakyat bagi 150 peserta didik di Banten itu. 

"Hampir semua daerah juga yang 1 B ini sedang direnovasi oleh kementerian PU. Jadi mereka nanti berkoordinasi dengan PU kapan kesiapannya, jadi untuk saat ini kami belum mendapatkan informasi yang pasti terkait kapan sekolah itu akan beroperasi," ungkap dia. 

Menurut dia berdasarkan hasil koordinasi dengan kementerian terkait bahwa target penyelesaian dan pengoperasian dari kegiatan sekolah rakyat ini mulai Agustus 2025. Namun, lah ini juga tergantung instruksi dan kesiapan dari Kementerian Soaial.

Baca juga : Cegah Jalan Rusak dan Kecelakaan, Satlantas Polres Subang Bersama Dishub Razia Truk Pengangkut Material

"Rencananya Agustus selesai targetnya. Ya, awal Agustus. Tapi kan kesiapannya Kemensos melihat seluruh Indonesia seperti apa," jelasnya.

Secara umum Pemerintah Provinsi Banten sudah siap untuk melaksanakan program sekolah rakyat tersebut dengan telah terdaftarnya calon siswa dalam program sekolah gratis yang digalakkan Presiden Prabowo. 

"Calon siswa saat ini sudah kita proses, kita terima, saat ini mereka masih berada di rumah masing-masing menunggu panggilan dari Kemensos untuk masuk asrama," jelasnya.

Baca juga : Peringati HKSN, KWP Gelar Lomba Mancing Jumpa dan Berbagi Kasih Yatim serta Lansia

Dari pantauan di gedung sekolah rakyat yang berada di Jalan Kencana I, Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara itu masih nampak hiruk pikuk pekerja bangunan menyelesaikan berbagai jenis pekerjaan sipil. 

Di area bekas Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Banten itu terdapat 4 gedung /tower yang disiapkan untuk fasilitas pendidikan sekolah rakyat yang masih dalam proses pekerjaan. Dari setiap gedung bangunan Sekolah rakyat terdapat tiga lantai dengan jumlah sekitar 24 kamar per towernya.

Sementara data calon siswa terverifikasi akan bersekolah di Sekolah tersebut berjumlah 150 siewa terdiri dari 26 orang siswa asal Pandeglang, 19 siswa asal Kabupaten Serang, 33 orang siswa asal Kabupaten Tangerang, 20 orang siswa asal Kota Cilegon, 19 orang siswa asal Kota Tangerang, dan 19 orang siswa asal Kota Tangerang Selatan. (WAH)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal