LampuHijau.co.id - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memang kerap terjun memberi bantuan di lokasi krisis kemanusiaan atau peperangan. Selain itu, juga mengirim bantuan logistik pada korban terdampak bencana alam.
Lebih dari itu, lembaga kemanusiaan yang sudah 14 tahun berkiprah di Tanah Air hingga luar negeri ini, juga memiliki segudang program lain. Memberi bantuan kepada keluarga prasejahtera, program Tepian Negeri, Sumur Wakaf, juga bantuan bagi para atlet berbakat seperti Lalu Muhammad Zohri. Bahkan, ada juga lho program bagi para santri di pondok pesantren.
Baca juga : Alhamdulillah, Sumur Wakaf di Tasik Penuhi Kebutuhan Warga
Adalah BERISI (beras untuk santri Indonesia) yang pada 22 Oktober kemarin diluncurkan, bertepatan dengan hari Santri Nasional 2019. Program BERISI sebagai apresiasi ACT kepada santri, terutama yang membutuhkan, yang telah mengabdikan diri demi menuntut ilmu gama.
Dan pada Kamis (31/10/2019) kemarin, giliran santri usia sekolah dasar di Pesantren Al Ishlah Hidayatullah, Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Tegal menerima program ini. Tim ACT Tegal datang ke pesantren ini mendistribusikan beras bagi para santri yang membutuhkan.
Baca juga : Alhamdulillah, Anak-anak Gaza Kembali Santap Makanan Bergizi
Dikatakan Kepala Cabang ACT Tegal Siswartono, santri sebagai generasi penerus bangsa serta pejuang agama perlu dukungan dalam proses belajar mereka. Dan salah satu bentuk dukungan itu adalah pemenuhan kebutuhan pangan. Karenanya, imbuhnya, ACT dengan program BERISI-nya mendistribusikan beras ke mereka sebagai bentuk dukungan agar semangat belajar santri tetap tinggi.
"Sejak HSN lalu, ACT telah mendistribusikan beras ke berbagai pesantren di penjuru negeri," ungkapnya, seperti dikutip news.act.id, Kamis (7/11/2019).
Baca juga : Alhamdulillah, Sumur Wakaf di Bogor Sangat Membantu di Musim Kemarau
Pesantren Al Ishlah Hidayatullah memang tak memungut biaya pendidikan pada para santrinya. Termasuk untuk keperluan sehari-hari. Santri-santri di pesantren ini datang dari keluarga prasejahtera di Tegal dan sekitarnya. Namun, mereka memiliki semangat belajar yang tinggi.
Dikatakan Ustaz Hasan, salah satu pengajar pesantren, bantuan beras dari ACT sangat membantu operasional pesantren, terlebih untuk pemenuhan pangan para santri. "Terima kasih, telah membantu kami. Ini merupakan apresiasi yang sangat baik dari ACT pada pesantren," tuturnya. (YUD)