LampuHijau.co.id - Dinas Sosial Kota Tangerang menggelar berbagai program pelatihan keterampilan untuk warganya yang kurang mampu, dengan tujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial. Mereka dilatih keterampilan Tata Boga hingga Barbershop.
Kepala Dinsos Kota Tangerang Mulyani mengatakan, per 2025 Dinsos membuka sederet pelatihan keterampilan untuk masyarakat yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
"Di sini, warga yang terdaftar dalam DTKS dapat mendaftarkan diri untuk mengikuti pelatihan. Selanjutnya, Dinsos melakukan seleksi wawancara dan memastikan kesesuaian kebutuhan warga tersebut. Sehingga, pelatihan dapat dirasakan kebermanfaatannya sesuai kebutuhannya," papar Mulyani.
Kata Mulyani, program ini menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) bansos agar memiliki keterampilan baru yang bisa langsung digunakan untuk membuka usaha atau memasuki dunia kerja.
Baca juga : 104 Koperasi Merah Putih di Kota Tangerang Diluncurkan, Sachrudin: Kelola Dengan Jujur
"Pelatihan ini bukan hanya sekadar kegiatan formalitas, tetapi bagian dari transformasi sosial. Karena, Dinsos menggandeng instruktur profesional dan setiap tiga peserta terbaik di setiap kelasnya diberikan paket fasilitas untuk memulai usaha, baik itu usaha kuliner atau potong rambut," katanya.
"Tujuan kami adalah menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif. Bansos tetap penting sebagai jaring pengaman, tetapi tidak bisa menjadi solusi jangka panjang. Maka dari itu, pelatihan keterampilan kami perkuat,” tambahnya.
Baca juga : Pabrik Oli Palsu Marak Beroperasi di Kota Tangerang, Warga Resah!
Pemkot Tangerang menargetkan peningkatan jumlah peserta pelatihan pada tahun depan, serta memperluas jenis pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. (WAH)