LampuHijau.co.id - Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar pelantikan sejumlah pejabat administrator, pengawas, fungsional pada Rabu 16 Juli 2025.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa proses mutasi, rotasi, dan promosi merupakan bagian wajar dari tata kelola pemerintahan yang sehat dan dinamis. Ia mengungkapkan bahwa pengisian jabatan dilakukan setelah lebih dari dua tahun sejumlah posisi kosong karena faktor pensiun, meninggal dunia, atau belum adanya penempatan yang tepat.
"Mutasi, rotasi, dan promosi adalah hal yang biasa. Sudah lebih dari dua tahun beberapa jabatan kosong, dan saat inilah waktu yang tepat untuk mengisinya. Kami bersama Ibu Wakil Bupati berharap para pejabat yang dilantik hari ini dapat membantu kami mewujudkan visi misi, RPJMD, program unggulan, dan skala prioritas pembangunan Kabupaten Tangerang," ungkap Bupati Maesyal
Baca juga : Wartawan Subang Bangun Kolam Renang Anak untuk Majukan Kampung Halaman
Bupati juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang tidak bisa diminta atau dimohonkan. Semua proses dilakukan berdasarkan sistem, penilaian objektif, dan kebutuhan organisasi. Ia juga kembali menekankan pentingnya loyalitas dan kesiapan ASN untuk ditempatkan di mana saja, termasuk kemungkinan perubahan jabatan di masa depan.
"Jabatan adalah kepercayaan dan tidak selamanya kita berada di satu posisi. Yang terpenting adalah kesiapan mental dan integritas untuk menjalankan tugas di manapun ditempatkan," tandasny
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah menjalankan tugas dengan baik di posisi sebelumnya, serta berpesan agar jabatan baru dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme.
Baca juga : Pemprov Banten Geber Revitalisasi dan Pembangunan Sekolah Baru
Adapun pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut terdiri dari 110 orang jabatan administrator, 258 orang jabatan pengawas, dan 19 orang dalam jabatan fungsional. (WAH)