Persikas Pindah Kemanapun tidak Akan Mempengaruhi Orang Miskin Bisa Makan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memarahi suporter Persikas di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (28/5/2025) malam. FOTO: Screenshot/istimewa/lampu hijau
Kamis, 29 Mei 2025, 20:41 WIB
Daerah Plus

LampuHijau.co.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan marah menyampaikan Persikas pindah kemanapun tidak akan mempengaruhi orang miskin bisa makan, orang Subang tidak butuh persikas, tapi jalan dan sekolah yang baik.

Hal tersebut disampaikan KDM, sapaan Dedi Mulyadi saat memarahi sejumlah suporter Persikas yang membentangkan spanduk Selamatkan Persikas saat kegiatan KDM bersama masyarakat Kabupaten Subang.

KDM melaksanakan kegiatan bersama masyarakat bertemakan Abdi Nagri Nganjang Ka Warga di wilayah Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Rabu (28/05/2025) malam.

Baca juga : Satgas Pangan Kota Cirebon Temukan MinyaKita Kurang Takaran

Waktu itu, KDM, sapaan akrabnya sedang menampilkan ibu berpenampilan sederhana dan memiliki anak yang kurang sempurna dari fisik. Namun, mampu membiayai dan mendidik anak-anaknya tumbuh sehat.

Spontan KDM berdiri dari duduknya sambil memperlihatkan ekspresi marah dan menunjuk-nunjuk sejumlah suporter Persikas. KDM saat menunjukkan kemarahannya pada suporter Persikas yang membentangkan spanduk di acara KDM.

"Hei, ini forum saya, bukan forum Persikas. Ini forum saya dengan rakyat bukan dengan Persikas. Anak muda ga punya otak kamu. Saya tidak terima anda, saya cari kamu," ucap KDM, dengan nada marah dan kesal.

Baca juga : Antisipasi Gangguan Keamanan, Lapas Salemba Sidak Hunian dan Tes Urine Warga Binaan

Momen kemarahan KDM tersebut bertepatan dengan sesi acara di atas panggung suasana sedih. Suasana sempat hening saat KDM berhenti bicara.

"Hei kamu Persikas pindah kemanapun, tidak akan mempengaruhi orang miskin untuk bisa makan. Orang Subang bukan butuh Persikas hari ini. Orang Subang butuh jalan yang baik, butuh sekolah yang baik," ujar KDM.

Menurutnya, Persikas hanya urusan hobi dan kesenangan. "Itu urusan kamu (Persikas) hobby dan kesenangan tapi tidak boleh mengabaikan apa yang menjadi kebutuhan dasar bagi kepentingan masyarakat Subang," tegas KDM.

Baca juga : Senator PFM : Jumlah Anak Tidak Bersekolah Di Tanah Papua Menuju 1 Juta Orang, Solusinya Pendidikan Gratis

KDM pun menyampaikan untuk mengelola sepak bola profesional membutuhkan anggaran besar dan tidak bisa dibiayai dana pemerintah daerah (Pemda) Subang.

"Mengelola sepak bola untuk menjadi (main) liga 1, liga 2 butuh biaya besar, tidak akan bisa Pemda Subang pakai duit Pemda untuk ngurus main bola, duitnya ga cukup," ujarnya.

Video marahnya KDM terhadap suporter Persikas viral di media sosial, tak hanya warga di lokasi, tapi juga warganet banyak yang mendukung langkah KDM, karena aksi mereka di waktu dan tempat tidak tepat. ***

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal