LampuHijau.co.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Subang imbau masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat dengan cegah perkembangbiakan nyamuk guna menekan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Chikungunya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dr Maxi, S.H, M.H.Kes mengatakan kasus DBD di Kabupaten Subang pada tahun 2025 turun tajam dibandingkan dengan tahun sebelumnya atau tahun 2024 kemarin.
Baca juga : Gembok SDN Utan Jaya Dibuka, Gubernur Jabar: Kalau Keberatan ke Pengadilan
"Sepanjang tahun 2024 tercatat 1.900 kasus DBD dengan 25 angka kematian. Untuk Januari hingga Mei 2025 terdapat 194 kasus DBD dengan dua angka kematian," ucapnya di ruang kerjanya, pada Selasa (20/05/2025).
Untuk kasus Chikungunya, tambahnya, dari 40 puskesmas terdapat 12 puskesmas yang melaporkan adanya 271 kasus. "Setelah dilakukan tes RDT Chikungunya ternyata yang positif hanya 44 orang saja," ucapnya.
Baca juga : IDI Cabang Subang Ajak Seluruh Dokter Jaga Kepercayaan Masyarakat
DBD adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Chikungunya merupakan penyakit tropis yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes albopictus.
Untuk itu, ia berharap masyarakat jaga kebersihan diri dan lingkungan, serta hilangkan tempat-tempat memungkinkan nyamuk berkembang biak, risiko tertular kedua penyakit ini dapat dikurangi. (MGN)